
Warga saat berbelanja di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Koperasi Merah Putih di kawasan Blok M, Jakarta, Kamis (2/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 40 triliun per tahun untuk membayar cicilan pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih, program yang dibiayai melalui kredit perbankan, tetapi pembayarannya tidak dilakukan oleh debitur, melainkan oleh negara.
Angka tersebut diungkapkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai konsekuensi dari skema pembiayaan yang digunakan dalam program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Kalau sekarang kan saya sudah pasti cuma bayar Rp 40 triliun setiap tahun,” ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, dikutip Senin (6/4).
Dalam skema ini, pemerintah tidak menggunakan Penyertaan Modal Negara (PMN) seperti yang lazim diberikan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebaliknya, pembiayaan dilakukan melalui kredit perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang disalurkan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara.
Meski demikian, cicilan atas kredit tersebut tetap dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk melalui Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), serta Dana Desa.
Dengan total kebutuhan pembiayaan mencapai Rp 240 triliun untuk pembangunan sekitar 80 ribu koperasi, pemerintah memilih skema cicilan selama enam tahun. Artinya, beban anggaran negara diproyeksikan berada di kisaran Rp 40 triliun per tahun.
Purbaya menilai pendekatan ini lebih terukur dibandingkan harus menggelontorkan dana besar sekaligus melalui PMN di awal.
“Nanti saya terekspos langsung kan (kalau memberi PMN), kalau itu tagihan besar. Nggak unlimited loh,” katanya.
Ia juga menyebut bahwa risiko lain dari pembiayaan tersebut akan ditanggung oleh pihak perbankan.
“Nanti yang nanggung kalau ada apa-apa, banknya sendiri,” ujarnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
