
Presiden Jokowi saat melantik Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11). (SETPRES)
JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengimbau agar anggaran dana desa dapat dimanfaatkan secara optimal dan hati-hati. Sebab, besaran penyalurannya yang sangat besar diharapkan dapat membangun kesejahteraan masyarakat dimulai dari desa pinggir perbatasan.
Jokowi menyebut, dalam membangun negara bukan hanya fokus pada pembangunan besar seperti proyek infrastruktur di perkotaan atau kawasan industri, namun juga dimulai dari pedesaan.
"Tapi juga jalan-jalan di kampung, jalan-jalan di desa embung-embung di desa dan memperbaiki pasar-pasar rakyat yang ada di desa-desa," kata Jokowi dalam acara peluncuran sertifikat badan hukum dan peresmian pembukaan Rakornas BUM Desa, Senin (20/12).
Jokowi mengungkapkan, sejak tahun 2015 hingga saat ini penyaluran dana desa totalnya sudah mencapai Rp 400,1 triliun. Dana tersebut bukanlah anggaran yang kecil, karena dimulai dengan nominal yang kecil.
“Rp 400,1 triliun dimulai dari 2015 Rp 21 triliun, tepatnya Rp 20,8 triliun. Tahun 2016 Rp 46,7 triliun, 2017 Rp 59,8 triliun, 2018 Rp 59,8 triliun, 2019 Rp 69,8 triliun, dan 2020 Rp 71,1 triliun, dan terakhir 2021 Rp 72 triliun totalnya tapi Rp 400,1 triliun," jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, dana desa itu juga tercermin dari pengelolaan APBD yang menurutnya meningkat drastis. Jika dibandingkan pada 2014 lalu yang mana rata-rata APBD desa hanya sebesar Rp 329 juta, tahun berikutnya naik menjadi Rp 701 juta pada 2015. Hingga tahun 2021 rata-ratanya menjadi Rp 1,6 miliar.
Jokowi pun memperingatkan pemerintah daerah agar berhati-hati mengelolanya. Sebab, jika tata kelola anggaran daerah tidak baik dapat lari kemana-mana.
"Sekali lagi Rp 400,1 triliun, gede sekali. Begitu salah sasaran, begitu tata kelola tidak baik, bisa lari ke mana-mana,” ucapnya.
Meskipun demikian, Jokowi menyebut hasil dari pembangunan desa juga sudah terlihat, seperti jalan desa yang sudah terbangun 227 ribu km, 4.500 unit embung kecil, 71 ribu unit irigasi hingga 1,3 juta meter jembatan, pasar desa 10.300 unit, bumdes saat ini juga telah mencapai 57.200 unit.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
