
Ilustrasi aset WNI di luar negeri
JawaPos.com - Temuan data aset warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri senilai lebih dari Rp 1.300 triliun yang belum dilaporkan dalam surat pemberitahuan (SPT) harus segera ditindaklanjuti. Pemerintah harus mampu mengolah dan memetakan mana saja yang layak dijadikan sebagai objek pajak.
Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, beberapa hal perlu ditelaah terkait data aset yang diperoleh dari kerja sama automatic exchange of information (AEoI) itu. Di antaranya, apa jenis aset keuangan tersebut, berapa tahun dimiliki wajib pajak, siapa wajib pajaknya, dan di mana aset disimpan.
Kemudian, pemerintah harus teliti dalam melakukan profiling. "Dibandingkan datanya, apakah wajib pajak yang memiliki aset tersebut sudah ikut amnesti pajak atau belum. Kalau memang sudah ikut, apakah benar harta itu tidak ikut dideklarasikan pada saat mengikuti amnesti pajak," jelasnya kemarin (18/3). Menurut dia, penerapan AEoI akan membawa citra ketegasan pemerintah.
Tahun lalu Indonesia mengirimkan data keuangan warga negara asing (WNA) ke 54 negara. Sementara itu, Indonesia menerima data keuangan WNI dari 66 negara. Tahun ini negara-negara yang mengikuti kerja sama AEoI bertambah.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah saat ini masuk tahap mencocokkan data-data yang diterima dari kerja sama AEoI. "Kami belum sampai pada tahap berapa yang akan diidentifikasi," ujarnya.
Sementara itu, hingga kemarin pagi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu telah menerima laporan SPT dari 7 juta wajib pajak. Sebanyak 188.000 di antaranya merupakan wajib pajak badan. Sisanya adalah wajib pajak orang pribadi. Pelaporan tersebut meningkat 15,7 persen jika dibandingkan dengan laporan pada 18 Maret tahun lalu sebanyak 6,05 juta SPT.
"Penyampaian SPT tahunan melalui e-filing lebih dari 93 persen dari total laporan SPT yang masuk," ungkap Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu Hestu Yoga Saksama.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
