
Presiden Joko Wiodo (Jokowi)
JawaPos.com - Isu penurunan daya beli masyarakat sempat menghangat beberapa waktu lalu. Hal itu muncul karena banyak beberapa toko retail yang tutup di sejumlah wilayah.
Menanggapi fenomena itu hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui jika ada pergeseran pola konsumsi masyarakat dari offline menuju online. Sehingga, tidak heran jika ada toko-toko offline yang harus tutup.
"Contoh isu daya beli. Pak ini turun. Saya berikan angka. Ini ada pergeseran dari online ke offline. Jadi kalau ada toko tutup itu ya karena ini," ujar Jokowi dalam Rakornas Kadin di Jakarta, Selasa (3/10).
Mantan Wali Kota Solo itu juga menyebut jika pihaknya (pemerintah-red) tidak ingin disalahkan atas banyaknya toko retail yang tutup. Sebab, para pelaku usaha sudah seharusnya memahami kondisi konsumsi masyarakat yang terus berubah seiring berjalannya zaman.
"Kalau mereka tutup ya salah mereka nggak ikutin jaman," tandasnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
