
Presiden Joko Wiodo (Jokowi)
JawaPos.com - Isu penurunan daya beli masyarakat sempat menghangat beberapa waktu lalu. Hal itu muncul karena banyak beberapa toko retail yang tutup di sejumlah wilayah.
Menanggapi fenomena itu hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui jika ada pergeseran pola konsumsi masyarakat dari offline menuju online. Sehingga, tidak heran jika ada toko-toko offline yang harus tutup.
"Contoh isu daya beli. Pak ini turun. Saya berikan angka. Ini ada pergeseran dari online ke offline. Jadi kalau ada toko tutup itu ya karena ini," ujar Jokowi dalam Rakornas Kadin di Jakarta, Selasa (3/10).
Mantan Wali Kota Solo itu juga menyebut jika pihaknya (pemerintah-red) tidak ingin disalahkan atas banyaknya toko retail yang tutup. Sebab, para pelaku usaha sudah seharusnya memahami kondisi konsumsi masyarakat yang terus berubah seiring berjalannya zaman.
"Kalau mereka tutup ya salah mereka nggak ikutin jaman," tandasnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
