
Presiden Joko Wiodo (Jokowi)
JawaPos.com - Isu penurunan daya beli masyarakat sempat menghangat beberapa waktu lalu. Hal itu muncul karena banyak beberapa toko retail yang tutup di sejumlah wilayah.
Menanggapi fenomena itu hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui jika ada pergeseran pola konsumsi masyarakat dari offline menuju online. Sehingga, tidak heran jika ada toko-toko offline yang harus tutup.
"Contoh isu daya beli. Pak ini turun. Saya berikan angka. Ini ada pergeseran dari online ke offline. Jadi kalau ada toko tutup itu ya karena ini," ujar Jokowi dalam Rakornas Kadin di Jakarta, Selasa (3/10).
Mantan Wali Kota Solo itu juga menyebut jika pihaknya (pemerintah-red) tidak ingin disalahkan atas banyaknya toko retail yang tutup. Sebab, para pelaku usaha sudah seharusnya memahami kondisi konsumsi masyarakat yang terus berubah seiring berjalannya zaman.
"Kalau mereka tutup ya salah mereka nggak ikutin jaman," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
