Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Mei 2021 | 02.48 WIB

Tingkatkan Omset, Produk IKM Didorong Gunakan Platform Digital

Gati Wibawaningsih selaku Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka dalam konferensi pers #FestivalJoglosemar. - Image

Gati Wibawaningsih selaku Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka dalam konferensi pers #FestivalJoglosemar.

Jawapos.com - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan, nilai Purchasing Manufacturing Index (PMI) mengalami ekspansi 3 persen pada April 2021 menjadi 54,6 persen. Index ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin membaik dan kepercayaan dunia usaha terhadap kebijakan Pemerintah.

Untuk itu, pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan dunia usaha ini harus tetap dijaga. Salah satunya adalah dukungan untuk produk lokal.

Untuk itu, pada tahun ke-2 Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Kemenperin bertindak sebagai Movement Manager pada Mei 2021 dengan tema #FestivalJoglosemar. Diungkapkan Gati Wibawaningsih selaku Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka, kampanye ini melibatkan pemerintah daerah, pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta platform teknologi pemasaran, pembayaran, logistik, ekosistem pendukung industri dan masyarakat.

Tentunya, kampanye ini bertujuan meningkatkan jumlah IKM yang memanfaatkan pemasaran digital, menciptakan value creation bagi IKM, dan meningkatkan permintaan produk Artisan Indonesia. Sebab, diakui Gati, artisan Indonesia sendiri merupakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), yang menghasilkan produk dan jasa dengan kualitas tinggi. Terlebih dengan keunikan dan spesialisasi yang tidak banyak dimiliki oleh Negara lainnya.

Untuk itu, Ditjen IKMA terus melakukan pembinaan dan pengembangan IKM. Sehingga hasil produksinya memiliki kualitas yang sesuai dengan permintaan pasar.

Salah satunya mendorong pelaku IKM berjualan di platform digital lewat program e-Smart IKM. Menurut Gati, mendorong IKM untuk masuk dalam teknologi e-business merupakan perwujudan implementasi Making Indonesia 4.0. Sehingga, program e-smart IKM ini merupakan upaya pemerintah memberikan edukasi dalam pemanfaatan teknologi digital.

"Tahun 2020, sebanyak 3,8 juta UMKM telah onboarding di marketplace dari target 2 juta UMKM. Tahun ini kami menargetkan 6,1 juta UMKM masuk di marketplace dengan omset yang meningkat," ujar Gati daam konferensi pers #FestivalJoglosemar.

Kampanye #FestivalJoglosemar dibuka dengan webinar pertama pada 6 Mei 2021 dengan tema 'Festival Joglosemar: Artisan of Java'. Webinar ini merupakan pembuka dari rangkaian 24 webinar Bangga Buatan Indonesia yang diselenggarakan di sepanjang bulan Mei 2021.

Acara puncak akan diselenggarakan di Candi Borobudur pada 20 Mei 2021 secara hybrid dan disiarkan melalui media zoom dan YouTube. Adapun pada acara puncak diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan antara lain, fashion show produk artisan IKM, pembelian produk IKM secara offline maupun online, pameran produk Artisan IKM dan lain - lain.

“Kampanye #FestivalJoglosemar mencita-citakan untuk mendorong partisipasi seluruh masyarakat Indonesia agar mencintai dan bangga terhadap produk lokal yang memperhatikan peningkatan kualitas dan branding sehingga produk kita dikenal di kancah internasional,” tutup Gati.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore