
Gati Wibawaningsih selaku Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka dalam konferensi pers #FestivalJoglosemar.
Jawapos.com - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan, nilai Purchasing Manufacturing Index (PMI) mengalami ekspansi 3 persen pada April 2021 menjadi 54,6 persen. Index ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin membaik dan kepercayaan dunia usaha terhadap kebijakan Pemerintah.
Untuk itu, pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan dunia usaha ini harus tetap dijaga. Salah satunya adalah dukungan untuk produk lokal.
Untuk itu, pada tahun ke-2 Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Kemenperin bertindak sebagai Movement Manager pada Mei 2021 dengan tema #FestivalJoglosemar. Diungkapkan Gati Wibawaningsih selaku Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka, kampanye ini melibatkan pemerintah daerah, pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta platform teknologi pemasaran, pembayaran, logistik, ekosistem pendukung industri dan masyarakat.
Tentunya, kampanye ini bertujuan meningkatkan jumlah IKM yang memanfaatkan pemasaran digital, menciptakan value creation bagi IKM, dan meningkatkan permintaan produk Artisan Indonesia. Sebab, diakui Gati, artisan Indonesia sendiri merupakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), yang menghasilkan produk dan jasa dengan kualitas tinggi. Terlebih dengan keunikan dan spesialisasi yang tidak banyak dimiliki oleh Negara lainnya.
Untuk itu, Ditjen IKMA terus melakukan pembinaan dan pengembangan IKM. Sehingga hasil produksinya memiliki kualitas yang sesuai dengan permintaan pasar.
Salah satunya mendorong pelaku IKM berjualan di platform digital lewat program e-Smart IKM. Menurut Gati, mendorong IKM untuk masuk dalam teknologi e-business merupakan perwujudan implementasi Making Indonesia 4.0. Sehingga, program e-smart IKM ini merupakan upaya pemerintah memberikan edukasi dalam pemanfaatan teknologi digital.
"Tahun 2020, sebanyak 3,8 juta UMKM telah onboarding di marketplace dari target 2 juta UMKM. Tahun ini kami menargetkan 6,1 juta UMKM masuk di marketplace dengan omset yang meningkat," ujar Gati daam konferensi pers #FestivalJoglosemar.
Kampanye #FestivalJoglosemar dibuka dengan webinar pertama pada 6 Mei 2021 dengan tema 'Festival Joglosemar: Artisan of Java'. Webinar ini merupakan pembuka dari rangkaian 24 webinar Bangga Buatan Indonesia yang diselenggarakan di sepanjang bulan Mei 2021.
Acara puncak akan diselenggarakan di Candi Borobudur pada 20 Mei 2021 secara hybrid dan disiarkan melalui media zoom dan YouTube. Adapun pada acara puncak diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan antara lain, fashion show produk artisan IKM, pembelian produk IKM secara offline maupun online, pameran produk Artisan IKM dan lain - lain.
“Kampanye #FestivalJoglosemar mencita-citakan untuk mendorong partisipasi seluruh masyarakat Indonesia agar mencintai dan bangga terhadap produk lokal yang memperhatikan peningkatan kualitas dan branding sehingga produk kita dikenal di kancah internasional,” tutup Gati.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
