
Ilustrasi customer service WOM FInance tengah melayani transaksi nasabah.
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 telah menyebabkan keterpurukan seluruh sendi kehidupan, tak terkecuali sektor perekonomian dan bisnis. Perusahaan pembiayaan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) telah berinisitif melakukan restrukturisasi kredit pada 126 ribu konsumen senilai Rp 1,6 triliun terkait perlambatan ekonomi akibat pandemi.
Kebijakan restrukturisasi pada ratusan ribu debitur sebagai bagian dari langkah perseroan mendukung program pemerintah dalam menangani pandemi Covid 19. "Restrukturisasi kredit kepada konsumen telah kita lakukan sejak 1 April 2020," ujar Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar dalam public expose di Jakarta, Kamis (5/11).
Djaja menyebut dalam kurun sembilan bulan berjalan tahun ini, WOM Finance telah menunjukan kinerja yang cukup baik meski dihadapkan pada kondisi bisnis yang menantang serta adanya pandemi yang tentunya berdampak terhadap penurunan daya beli masyarakat. "Ini tidak lepas dari upaya Perseroan untuk fokus pada program restrukturisasi, efisiensi biaya dan lini bisnis yang memiliki profitabilitas tinggi,” imbuh Djaja.
Menghadapi 2021, Djaja menjelaskan bahwa Perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan. Diantaranya, dengan meningkatkan penyaluran pembiayaan konsumen lewat berbagai program promosi dengan tetap menjaga kualitas portofolio perusahaan.
WOM Finance juga akan menerapkan perbaikan proses bisnis melalui digitalisasi proses akuisisi, pembayaran digital serta meningkatkan produktivitas dan efektivitas dari tenaga pemasaran dan penagihan untuk menghasilkan kualitas portofolio yang semakin bertumbuh dan sehat.
Hingga September 2020, WOM Finance mencatatkan laba bersih sebesar Rp 56 miliar. Perseroan berhasil menyalurkan pembiayaan kendaraan bermotor mencapai 98 ribu unit senilai Rp 1,8 triliun hingga Kuartal III-2020.
Kontribusi terbesar untuk penyaluran pembiayaan tersebut berada pada pembiayaan multiguna jasa MotorKu dan MobilKu sebesar Rp 1.1 triliun dan pembiayaan multiguna barang motor baru dan bekas sebesar Rp 658 miliar.
Untuk menjaga likuiditas, Perseroan telah melakukan kerjasama dengan perbankan, hingga Kuartal III 2020, Perseroan berhasil mendapatkan fasilitas pendanaan sebesar Rp 2,9 triliun antara lain fasilitas pembiayaan bersama dari Bank Maybank Indonesia dan fasilitas modal kerja dari Bank DBS Indonesia, Shinhan Bank Indonesia dan Bank Panin Indonesia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=WbvkDPZKWgw
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022