Antrian penumpang kereta Whooss. (Istimewa)
JawaPos.com – Antusiasme masyarakat memanfaatkan Kereta Cepat Whoosh melonjak jelang libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan Hari Libur Isra Mi’raj, Kamis-Minggu, 15–18 Januari 2026. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat tingkat keterisian (okupansi) penumpang Whoosh dari Stasiun Halim telah menembus di atas 80 persen.
Kepadatan penumpang mulai terlihat sejak Kamis (15/1), terutama pada jadwal keberangkatan sore hingga malam hari. Lonjakan ini seiring meningkatnya minat perjalanan Jakarta–Bandung untuk mengisi waktu libur panjang.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, peningkatan signifikan terjadi sejak pukul 14.00 WIB. Hingga perjalanan terakhir, okupansi Whoosh dari Halim tercatat stabil di atas 80 persen.
“Sejak sore hari ini, okupansi Whoosh berada di atas 80 persen hingga perjalanan terakhir,” ujar Eva dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/1).
Hingga sore, total tiket Whoosh yang telah terjual untuk keberangkatan hari ini mencapai sekitar 17 ribu tiket. Angka tersebut masih berpotensi bertambah mengingat penjualan tiket terus berlangsung hingga keberangkatan terakhir pukul 21.25 WIB.
“Diprediksi volume penumpang Whoosh hari ini bisa mencapai sekitar 20 ribu penumpang per hari,” tambahnya.
Tren kenaikan penumpang juga diperkirakan berlanjut pada Jumat (16/1). Sejak pagi hari, penjualan tiket keberangkatan dari Stasiun Halim pada jadwal mulai pukul 07.00 WIB telah berada di atas 70 persen, dengan total tiket terjual sementara sekitar 10 ribu tiket.
KCIC pun mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pembelian tiket secara daring guna memastikan ketersediaan tempat duduk. Tiket Whoosh dapat dibeli melalui Aplikasi Whoosh, situs resmi ticket.kcic.co.id, serta berbagai aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, wondr by BNI, Tiket.com, dan Traveloka.
Selain itu, KCIC mengingatkan penumpang agar datang lebih awal ke stasiun dan memperhitungkan waktu perjalanan. Potensi hujan selama periode libur panjang disebut dapat memengaruhi akses menuju stasiun, khususnya pada jam-jam sibuk.
“Penumpang juga diharapkan mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju stasiun Whoosh. Dengan perencanaan waktu yang lebih baik, perjalanan diharapkan dapat berlangsung nyaman, aman, dan lancar,” tutup Eva.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
