
Penandatanganan kerja sama SKK Migas dengan UI mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang kedokteran okupasi untuk mendukung kegiatan usaha hulu migas. (Istimewa)
JawaPos.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di industri hulu migas. Untuk mencapai tujuan tersebut SKK Migas menggandeng Universitas Indonesia terutama untuk meningkakn kerja sama peningkatan SDM di bidang kesehatan.
Sekretaris SKK Migas Shinta Damayanti mengatakan lingkup kerja sama antara SKK Migas dengan Universitas Indonesia (UI) meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang kedokteran okupasi untuk mendukung kegiatan usaha hulu migas.
Perjanjian kerjasama tersebut ditandatangani oleh Sekretaris SKK Migas Shinta Damayanti dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB.
Perjanjian kerja sama ini adalah kelanjutan dari kerjasama yang telah dilakukan SKK Migas dan UI sebelumnya untuk periode 2018-2023. Dengan berakhirnya perjanjian tersebut, SKK Migas dan UI bersepakat untuk melanjutkan kerjasama untuk 5 tahun ke depan.
“Perjanjian kerjasama terkait pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di dalam bidang kedokteran okupasi berjalan dengan baik, SKK Migas dan juga Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) telah merasakan manfaat dari perjanjian tersebut. Sehingga SKK Migas memperpanjang kerjasama untuk 5 ke depan”, kata Sekretaris SKK Migas dalam keterangan resmi, ditulis Jumat (26/5).
Lebih lanjut Shinta menjelaskan manfaat dari kegiatan yang telah dirasakan, meliputi policy brief pada manajemen penanganan pandemi di hulu migas, penelitian dalam dampak bahaya kesehatan bagi pekerja industri hulu migas (bising, hidrokarbon, heat stress, ergonomic).
Lalu, penelitian mengenai metode skrining penyakit jantung sebagai upaya penurunan angka fatality yang disebabkan penyakit, program pendidikan spesialis kedokteran okupasi bagi dokter SKK Migas, KKKS dan Non KKKS, dan program lainnya.
“Saya berharap kebermanfaatan perjanjian dapat diteruskan sehingga kedepannya program kesehatan kerja di lingkungan Hulu Migas dapat berjalan baik guna mendukung produktifitas pekerja di Hulu Migas dan seluruh Mitra Kerja yang ada. Termasuk juga kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pengabdian masyarakat di sekitar wilayah operasi hulu migas," jelas Shinta.
Shinta juga menyebut, pada implementasi perjanjian kerja sama sebelumnya, dukungan pada pelaksanaan program kesehatan kerja di KKKS telah dirasakan manfaatnya bagi kedua belah pihak baik Universitas Indonesia dan lingkungan Hulu Migas.
Terlebih, kata Shinta, tantangan industri hulu migas akan semakin meningkat dalam upaya mencapai target peningkatan produksi migas nasional di tahun 2030 yaitu produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD).
"Karenanya kita semua harus menyiapkan SDM yang sehat dan produktif untuk mendukung pencapaian tersebut”, imbuh Shinta.
Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Kedokteran UI menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh SKK Migas dan bersyukur bahwa kerja sama yang telah terjalin 5 tahun. Pemahaman mengenai situasi lingkungan kerja dirasakan masih kurang sehingga menyebabkan adanya pekerja terpapar berbagai penyakit yang menjadi beban pemberi kerja.
Prof Ari menekankan perlunya pemahaman yang baik antar pemberi kerja dan pekerja. Lebih jauh, dia berharap ke depan semakin banyak pemberi kerja, termasuk industri hulu migas yang meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya mengenai kedokteran okupasi.
“Saat ini fasilitas kesehatan semakin baik, namun yang tidak kalah pentingnya adalah membangun kesehatan dibagian hulu yaitu bagaimana mencegah agar tidak ada orang yang sakit. Karena hal ini tentu akan meningkatkan produktifitas para pekerja dan juga menurunkan beban biaya kesehatan pemberi kerja," tutup Prof Ari.
Sumber foto: Istimewa

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
