Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Oktober 2025 | 18.29 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Baru Penerimaan Beasiswa LPDP untuk Dukung Program Prioritas Pembangunan Prabowo

Plt Direktur Utama LPDP Sudarto. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Plt Direktur Utama LPDP Sudarto. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyampaikan tengah merancang skema baru penerimaan beasiswa pendidikan dan penelitian untuk mendukung program prioritas pembangunan di era Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Plt Direktur Utama LPDP Sudarto, hal tersebut sebagaimana sedang digodok oleh sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Meliputi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), BRIN, serta Kementerian Agama (Kemenag).

Sudarto menyebut, skema penerimaan beasiswa dan penelitian LPDP yang tengah dibahas bisa selesai dibahas pada akhir bulan Oktober ini.

"Saat ini LPDP sedang bekerja sama Bersama dengan Diktisaintek, BRIN, dan Kemenag sedang melihat kembali, me-recreate kembali skema beasiswa dan penelitian LPDP. Untuk apa? Untuk lebih pas lagi, lebih berdampak dalam mendukung program priorias pembangunan. Mudah-mudahan nanti kita akhir bulan ini konsepnya sudah final," kata Sudarto dalam Media Gathering Kemenkeu di Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/10).

Meski begitu, Sudarto memastikan bahwa perubahan dan perbaikan skema penerimaan LPDP ini dilakukan untuk mendorong akselerasi perubahan SDM dan industri teknologi di masa depan.

Adapun utamanya, untuk mendukung 8 sektor strategis yang menjadi fokus utama pemerintah, antara lain energi; pertahanan; digitalisasi (kecerdasan buatan dan semikonduktor); hilirisasi dan industrialisasi; kesehatan; pangan; maritim; serta material dan manufaktur maju.

Sudarto menyampaikan ada beberapa aspek tambahan dari skema penerimaan LPDP. Meliputi, penetapan prioritas program studi dan kelas dunia, termasuk melalui program join dual double degree sehingga meningkatkan kapasitas penerima manfaat.

"Mengalokasikan beasiswa secara tematik sesuai dengan kebutuhan industri nasional dan mensinergikan lulusan LPDP dalam dan luar negeri sehingga sesuai dengan kebutuhan stakeholder industri, pengembangan karier untuk mencetak pemimpina nasional termasuk melalui program double degree," tutupnya.

Hingga tahun 2024, LPDP telah membiayai lebih dari 54.000 beasiswa dan menghasilkan lebih dari 20.800 lulusan, dengan total dana abadi mencapai Rp154,11 triliun. Alokasi tahun 2025 mencakup 4.000 beasiswa luar negeri, dengan proporsi 1/3 program doktor dan 2/3 program magister, diprioritaskan untuk bidang-bidang strategis dan riset hilirisasi industri.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore