Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 September 2025 | 00.27 WIB

Pemerintah Bakal Luncurkan Program Insentif 8+4, Mulai Dari Magang Fresh Graduate Dapat Gaji hingga BPJS Ketenagakerjaan untuk Ojol

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator bidang Perekonomian menyampaikan bakal meluncurkan program insentif 8+4 yang akan mulai berlaku pada Triwulan IV-2025. Salah satu yang akan diluncurkan, yakni program magang fresh graduate di Kementerian/Lembaga (K/L).

Terkait besaran gaji itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto belum bisa memastikan berapa. Namun, ia hanya memastikan setiap fresh graduate yang magang di K/L akan memperoleh gaji.

"Total programnya ada 8 plus 4. Nanti di-link and matchkan. (Magang fresh graduate) Dapat pendapatan. Besarannya nanti kita bahas," kata Airlangga dalam konferensi pers di Kantornya, Jumat (12/9).

Lebih lanjut, ia membeberkan dari beberapa program yang didorong adalah untuk meningkatkan produktivitas dan untuk meningkatkan penerimaan atau magang bagi fresh graduate yang sedang dipersiapkan.

Kemudian juga terkait dengan perluasan pajak yang ditanggung oleh pemerintah yang sekarang sudah berjalan industri padat karya untuk didorong juga ke perluasan sektor lain.

"Kemudian juga program bantuan pangan yang sudah berjalan. Ini kita akan lanjutkan 3 bulan ke depan. Juga fasilitas yang selama ini diberikan kepada pekerja, jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kehilangan pekerjaan, jaminan kematian itu juga didorong kepada pekerja lepas atau pekerja mitra dalam hal ini ojol," bebernya.

"Nah ini kita akan dorong juga pemerintah kemarin memberikan bantuan untuk 50 persen bayarnya.
Nah ini nanti teknisnya kita sedang siapkan," tambahnya.

Selain itu, Airlangga juga memastikan akan memberikan fasilitas terhadap BPJS Ketenagakerjaan terkait dengan fasilitas perumahan, renovasi dan kepemilikan rumah. Kemudian, pemerintah juga akan menyiapkan program kerja padat karya di sektor perhubungan dan perumahan.

"Dan kita sedang mempersiapkan juga program-program cash for work ataupun kerja padat karya di sektor perhubungan maupun di sektor perumahan," ungkapnya.

Kendati demikian, Airlangga masih belum mau menyebutkan berapa total anggaran yang akan disiapkan pemerintah terkait seluruh program insentif ini. Dia hanya memastikan pemerintah akan kembali melakukan rapat pada Senin (15/9) pekan depan.

"Semua (insentif) kita dorong sampai akhir tahun. Kemudian ada beberapa program lain termasuk di dalamnya implementasi dari PP 28. Karena PP 28 akan debirokratisasi, deregulasi. Itu akan mulai efektif 5 Oktober dengan fiktif positif OSS," jelas Airlangga.

"Jadi dengan berbagai kementerian ini sudah ada target waktunya, sehingga diharapkan dengan demikian kepastian bagi usaha semakin meningkat," tutupnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore