Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Agustus 2025 | 16.45 WIB

Menteri KKP Sakti Trenggono Ungkap Alasannya Lanjut Studi Doktor Oseanografi di ITB

Menteri Kelautan dan Perikanan atau Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono. (Istimewa)

JawaPos.com - Menteri Kelautan dan Perikanan atau Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan alasannya untuk melanjutkan studi di Program Doktor Oseanografi di bawah Program Studi Doktor Sains Kebumian, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Salah satu alasannya, karena background pendidikannya yang berasal dari Teknik Industri. Sementara bidang kelautan dan perikanan yang saat ini ia geluti amat sangat syarat dengan keilmuan.

"Karena background saya industrial engineering, jadi kalau bikin bisnis, saya jago gitu. Tapi kalau sudah mulai bicara tentang kelautan perikanan, syarat dengan keilmuan. Nggak ngerti, saya enggak kuliah di situ," kata Menteri KKP belum lama ini.

Dia menyebut, dalam pendidikan Oseanografi yang tengah dijalani, ia sangat serius menggeluti dan belajar tentang ekologi di laut.

"Itulah kenapa kemudian saya ngambil sekolah. Kalau tadi dibocorin, saya ambil doktoral bidang itu, saya belajar serius tentang Oceanography, saya belajar serius tentang ekologi di laut," tambahnya.

Bukan tanpa alasan, ketertarikannya pada ekologi laut sejalan dengan pesan yang disampaikan di dalam kitab suci yang dianutnya. Di mana, kata dia, dalam dalam Arum:41 mengatakan ketika laut sudah mulai rusak, disitulah kehancuran dunia.

"Saya tahu persis bahwa udara yang kita hirup, air yang kita minum, tanaman yang hidup di darat, itu semua berasal dari laut. Betapa itu adalah sebuah siklus ekosistem alam. Daya dukung dunia ya cuma segini. Laut jawa segini, dunia ya segini, tidak pernah bertambah," jelasnya.

Di sisi lain, kata dia, populasi masyarakat duni akan terus bertambah. Bahkan hingga saat ini populasinya telah tercatat mencapai 7,7 miliar orang di dunia.

Ia menilai, ketika populasi dunia terus bertambah, maka akan berdampak pada ketersediaan ekologi karena harus memenuhi kebutuhan ekonomi atau kebutuhan umat manusia.

"Itulah yang mendasari, jadi satu tahun saya belajar, saya keliling ke seluruh dunia, bagaimana mengelola laut yang baik. Itu yang terjadi," pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore