Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Mei 2026 | 03.52 WIB

KKP Buka Loker 20.000 Awak Kapal Perikanan Modern, Catat Tanggalnya!

Dirjen Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Lotharia Latif (Kiri) dan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP), I Nyoman Radiarta (Kanan) saat sesi doorstop di Kementerian KKP, Jakarta. (Dimas Choirul/Jawapos.com) - Image

Dirjen Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Lotharia Latif (Kiri) dan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP), I Nyoman Radiarta (Kanan) saat sesi doorstop di Kementerian KKP, Jakarta. (Dimas Choirul/Jawapos.com)

JawaPos.com — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuka peluang kerja besar-besaran bagi sektor perikanan tangkap. Sedikitnya 20 ribu posisi awak kapal perikanan (AKP) disiapkan untuk mengoperasikan program modernisasi 1.582 kapal yang tengah digulirkan pemerintah.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengatakan pembangunan kapal modern tersebut merupakan arahan langsung Presiden sebagai bagian dari transformasi sektor perikanan nasional.

“Bapak Presiden kemudian mengarahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Bapak Menteri dan telah dideclare untuk membangun modernisasi kapal perikanan sejumlah 1.582 unit kapal perikanan,” ujarnya saat konferensi pers di Kantor KKP, Jakarta, Kamis (30/4).

Dari total 1.582 kapal, sebanyak 1.000 unit merupakan kapal berkapasitas 30 Gross Ton (GT) yang akan diintegrasikan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih. Sementara itu, 557 unit kapal berkapasitas 200 GT akan beroperasi di laut lepas, serta 25 unit kapal 500 GT disiapkan untuk mendukung logistik dan integrasi armada bersama BUMN perikanan atau PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Latif menegaskan, program ini akan berdampak luas terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah. Di mana kebutuhan mencakup berbagai posisi mulai dari nakhoda, fishing master, kepala kamar mesin (KKM), perwira hingga anak buah kapal (ABK). Total kebutuhan mencapai 20.094 personel.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP), I Nyoman Radiarta, menjelaskan komposisi kebutuhan awak kapal tersebut telah dihitung secara detail sesuai jenis kapal.

Untuk kapal ukuran 30 GT dibutuhkan sekitar 10.000 personel. Kemudian untuk kapal ukuran 200 GT dibutuhkan sebanyak 9.469 personel. Selanjutnya untuk kapal ukuran 500 GT dibutuhkan 625 personel.

Radiarta menegaskan, rekrutmen akan dibuka secara nasional dan menyasar berbagai kalangan, mulai dari lulusan pendidikan kelautan, tenaga profesional bersertifikat, hingga masyarakat lokal di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih. KKP juga akan menyiapkan pelatihan dan sertifikasi bagi calon awak kapal yang belum memiliki kompetensi formal. 

KKP menetapkan tahapan rekrutmen awak kapal perikanan berlangsung bertahap hingga akhir tahun 2026. Proses dimulai dari sosialisasi pada 27 April–2 Mei, dilanjutkan pendaftaran 4 Mei–4 Juni.

Seleksi kemudian masuk pengumuman tahap awal pada 12 Juni, masa sanggah 13–19 Juli, serta asesmen pada 3–17 Juli. Hasil akhir diumumkan 27 Juli.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore