Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Maret 2026, 00.15 WIB

Tahun ini, DIY Targetkan Produksi Ikan Tangkap capai 7.584 Ton

ILUSTRASI. Harga ikan laut di Pasar Besar Kota Malang naik hingga Rp 10 ribu per kilogram akibat cuaca buruk.  - Image

ILUSTRASI. Harga ikan laut di Pasar Besar Kota Malang naik hingga Rp 10 ribu per kilogram akibat cuaca buruk. 

JawaPos.com - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menargetkan produksi perikanan tangkap di provinsi ini mencapai 7.584 ton pada 2026.

"Kami menargetkan produksi perikanan tangkap mencapai sebesar 7.584 ton. Target ini mempertimbangkan potensi sumber daya ikan dan peningkatan kapasitas nelayan," ujar Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP DIY Catur Nur Amin dikutip dari Antara, Kamis (26/3).

Target tersebut meningkat dibandingkan target produksi perikanan tangkap pada 2025 yang sebesar 7.000 ton. Catur mengatakan dukungan terhadap peningkatan produksi ikan tangkap tahun ini dilakukan melalui perbaikan fasilitas pelabuhan, pemberian bantuan alat tangkap, hingga alat bantu seperti rumpon.

Selain itu, DKP DIY juga mendorong praktik penangkapan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan produksi. "Selain itu, kami juga mendorong penerapan praktik penangkapan yang berkelanjutan agar peningkatan produksi tetap sejalan dengan upaya pelestarian ekosistem," ujar dia.

Catur menyebutkan target produksi ikan tangkap terbesar berasal dari Kabupaten Gunungkidul sebesar 4.527 ton, disusul Kulon Progo 2.125 ton dan Bantul 837 ton. Adapun Kabupaten Sleman ditargetkan 92,85 ton dan Kota Yogyakarta 2,9 ton.

Karena tidak memiliki kawasan pantai, menurut dia, kontribusi Sleman dan Kota Yogyakarta berasal dari aktivitas penangkapan di perairan umum darat. Secara keseluruhan, kata dia, produksi perikanan tangkap DIY pada 2026 diproyeksikan mencapai 7.584,75 ton, dengan puncak produksi pada triwulan IV sebesar 2.225,61 ton dan terendah pada triwulan II sebesar 1.577,53 ton.

Catur menambahkan pencapaian target tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah, nelayan dan para pemangku kepentingan. "Melalui sinergi antara pemerintah, nelayan, dan para pemangku kepentingan, kami optimistis target tersebut dapat tercapai secara optimal," kata dia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore