Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Maret 2025 | 19.01 WIB

SBY hingga Jokowi Masuk Struktur Kepengurusan Danantara, Kadin Ingatkan Bisa Kerja Optimal Tingkatkan Perekonomian

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP). (Istimewa). - Image

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP). (Istimewa).

JawaPos.com - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah mengumumkan struktur kepengurusan lengkap, pada Senin (24/3). Dua mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi) didapuk menjadi Dewan Pengarah Danantara.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP) meyakini, BPI Danantara yang telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto dapat meningkatkan prekonomian nasional. Ia menyebut, BPI Danantara akan fokus dalam peningkatan kinerja dunia usaha.   

"Kita berharap seperti itu, mudah-mudahan kita bisa mencapai target sesuai yang diinginkan oleh pemerintah," kata Andi Yuslim Patawari usai acara Kadin Peduli, Media Gathering Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim bertajuk Bersatu dalam Kebaikan, Berbagi Kebahagiaan di Bulan Penuh Berkah, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (24/3).

Ia pun menyoroti sejumlah tokoh nasional dan tokoh internasional yang duduk pada kepengurusan Danantara. Menurutnya, Presiden Prabowo akan mengevaluasi jika kinerja orang-orang tersebut kurang optimal.

"Presiden tentu akan lakukan kajian dan evaluasi bilamana orang orang yang diamanatkan itu tidak progres sesuai dengan amanat konstitusi dan keinginan rakyat," ujar AYP.

Lebih lanjut, Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo ini mendukung pemerintah untuk bisa mencapai target ekonomi 8 persen dan pengentasan kemiskinan 0 persen. Hal itu juga turut dilakukan Kadin melalui progran berbagi paket dan santunan kepada anak yatim saat bulan suci Ramadhan.

"Kita mendukung pemerintah untuk capaian ekonomi 8 persen dan eliminasi kemiskinan 0 persen, ini butuh proses. Tentu tidak bisa satu tahun dua tahun, tentu butuh proses yang pasti bahwa ada capaian yang ingin kita capai tujuan untuk kemandirian bangsa kesejahteraan persatuan di Indonesia," pungkasnya.


Reporter: Muhamad Ridwan

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore