Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Maret 2025 | 04.31 WIB

Airlangga Sebut Kerja Sama RI dengan Tiongkok di KEK Industropolis Batang Hasil Pertemuan Presiden Prabowo dengan Xi Jinping

Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Penandatanganan MoU Kawasan Industri Terpadu Batang  dengan China State Construction Engineering Cooperation, Kamis (20/3). (Istimewa). - Image

Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Penandatanganan MoU Kawasan Industri Terpadu Batang dengan China State Construction Engineering Cooperation, Kamis (20/3). (Istimewa).

JawaPos.com - Pemerintah RI terus gencar melakukan penguatan kerja sama bilateral dengan berbagai negara. Hal ini sekaligus menjadi upaya Pemerintah dalam meningkatkan kinerja pada berbagai sektor perekonomian, termasuk dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). 
 
Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, Kawasan Industri Terpadu Batang, yang telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto, pada Kamis (20/3), termasuk ke adalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. 
 
"Saya kira ini menunjukkan terwujudnya hasil dari pertemuan antara kedua Presiden kita, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Xi Jinping di bulan November tahun lalu,” kata Airlangga, Kamis (20/3).
 
Airlangga mengungkapkan, berbagai perusahaan diproyeksikan akan bergabung dalam proyek Two Countries Twin Parks (TCTP) yang meliputi berbagai sektor, seperti perbankan dan keuangan, infrastruktur dan logistik, energi, otomotif, baterai agrikultur, telekomuniasi, elektronik, dan perawatan-perbaikan-pemeriksaan penerbangan. 
 
"Dengan bergabungnya berbagai macam sektor tersebut diharapkan dapat 
memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi serta memperkuat daya saing industri nasional," ucap Airlangga.
 
 
Ia menyebut, penandatanganan MoU dilakukan antara KEK Industropolis Batang dengan China State Construction Engineering Cooperation yang merupakan representatif dari BUMN RRT, serta menandakan disepakatinya komitmen awal dalam kerja sama investasi dan pengembangan kawasan di KEK Industropolis Batang.
 
Investasi pada kerja sama TCTP diproyeksikan hingga Rp 60 triliun untuk akuisisi lahan di KITB, diharapkan dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi dan memperkuat daya saing industri dalam negeri. 
 
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga akan mengoordinasikan proyek kerja sama TCTP tersebut untuk menjaga komitmen investasi dalam rangka 
menyongsong target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Ke depan, Pemerintah juga akan melaksanakan Joint Committee pada bulan April 2025 untuk membahas beragam kebijakan kerja sama Indonesia-RRT.
 
“Sebagai informasi Two Countries Twin Parks ini ada di tiga lokasi. Jadi satu di Batang, kedua Wijayakusuma di Kota Semarang, dan terakhir di Bintan. Jadi dengan ini kami berharap bahwa di kawasan ini juga akan memperoleh keberhasilan,” pungkas Airlangga.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore