JawaPos.com - Manajemen inDrive sebagai salah satu aplikasi ojek online (ojol) yang beroperasi di Indonesia menanggapi aksi protes yang dilakukan para driver ojol terkait tambahan insentif hingga tunjangan hari raya (THR).
Diketahui bahwa beberapa waktu lalu ribuan ojol memprotes hal itu dengan melakukan demonstrasi di berbagai tempat.
Terkait hal itu, President of inDrive Mark Loughran mengatakan bahwa pihaknya saat ini serius menanggapi tuntutan para ojol dengan berkoordinasi bersama pemerintah untuk menemukan solusi yang berkeadilan bagi semua pihak.
"Kita terus melakukan audiensi dengan pemerintahan terkait dan juga kementerian, untuk menerapkan aturan yang sama-sama bisa memberikan manfaat dan juga memberikan dampak yang positif, baik bagi aplikator, maupun bagi teman-teman komunitas driver," ujarnya kepada wartawan, Rabu (26/2).
Namun, ia mengeklaim bahwa isu terkait tuntutan insentif yang diterima ojol kurang relevan di Indrive. Pasalnya, saat ini inDrive merupakan aplikasi yang paling murah bagi pelanggan, tapi memberikan komisi tinggi ke driver.
"Indrive memberikan kebebasan untuk mereka narik. Di inDrive itu kapan aja tanpa ada penalti, dan tanpa ada kejar-kejaran poin, dan juga Indrive memiliki komisi paling rendah," ucapnya.
"Jadi 90% tarif yang mereka dapatkan di aplikasi itu masuk ke mereka langsung, dan itu langsung diterima dalam bentuk cash," sambung Mark.
Mark juga mengaku telah berbincang langsung dengan para driver inDrive dan mendapat insight positif.
Adapun terkait THR, Regional Director inDrive APAC Mark Tolley mengatakan bahwa pihaknya juga masih terus berkomunikasi dengan pemerintah terkait skemanya.
"Kalau melihat dari track record yang kami lakukan, tahun lalu Indrive memang sudah menawarkan program berupa bonus yang dilakukan dalam aplikasi," tuturnya.
"Jadi bonus ini diterapkan untuk para driver yang berhasil menyelesaikan trip dalam waktu tertentu dan itu selama periode bulan Ramadhan," pungkas Mark Tolley.
Terlepas dari itu, Mark memastikan inDrive akan terus mengevaluasi pasar di Indonesia untuk memahami lebih dalam tentang kebutuhan dan preferensi konsumen. Ini akan memungkinkan inDrive untuk menyesuaikan skema layanan yang ada, agar dapat memberikan solusi yang lebih sesuai dengan tuntutan pasar Indonesia.
"Dengan komitmen tersebut, inDrive siap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat Indonesia dan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas yang ada," tutupnya.