JawaPos.com - Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah VIII Provinsi Banten melalui Satuan Tugas Pelayanan Pelabuhan Merak (Satpel Merak) melaporkan kondisi terkini layanan penyebrangan di Pelabuhan Merak, Minggu (16/4) pagi. Menurut hasil pantauan petugas Satpel Merak di lapangan, saat ini sekitar pukul 10.00 WIB kondisi antrean di Pelabuhan Merak terutama di area tol gate reguler dan eksekutif terpantau landai kendaraan.
"Dari hasi pemantauan di lapangan dapat dilaporkan kondisi area tol gate reguler dan eksekutif terpantau landai kendaraan. Dermaga reguler terpantau minim kendaraan," kata petugas Satpel Merak dalam laporan langsung yang dipantau secara daring, Minggu (16/4).
Adapun jumlah kapal yang beroperasi pada hari ini, tercatat sebanyak 31 unit kapal. Pihaknya menyebutkan bahwa kendaraan yang menyebrang di Pelabuhan Merak didominasi oleh mobil pribadi dan bus.
Sementara itu, kondisi cuaca tercatat kecepatan angin dari selatan dengan kecepatan 5-10 knot. Tinggi gelombang dalam rentang 0,5-2,5 meter.
Kecepatan arus bergerak menuju ke arah barat daya dengan kecepatan 0,2-1,0 meter per second. Lebih lanjut pihaknya menghimbau kepada pemudik untuk terus berhati-hati dalam berkendara.
"Tetap berhati-hati dalam berkendara. Utamakan keselamatan mudik aman dan berkesan," tandasnya.
Untuk diketahui, kelancaran penyebrangan di Pelabuhan Merak dipicu oleh kebijakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang memecah lokasi penyebrangan kendaraan ke Pulau Sumatera. Khusus untuk pemudik pengguna sepeda motor dan kendaraan logistik pada Angkutan Lebaran (Angleb) 2023 diarahkan ke Pelabuhan Ciwandan, Banten.
Pada lintasan Ciwandan-Bakauheni akan dilayani oleh sebanyak 12 unit kapal RoRo, sedangkan lintasan Ciwandan – Panjang akan dilayani oleh tiga unit kapal milik PT. Pelni dan PT. ALP.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno menambahkan bahwa nantinya akan dialokasikan sebanyak 5 dermaga di Pelabuhan Ciwandan dengan rencana 24 trip/hari. Sementara itu, dermaga yang beroperasi di Pelabuhan Merak sebanyak 7 dermaga yang akan dilayani dengan total 65 kapal RoRo.
Menurut Hendro nantinya kendaraan Roda 4 dan bus akan menggunakan Pelabuhan Merak untuk arus mudik dan Bakauheni untuk arus balik, terpisah dengan kendaraan Roda 2 dan truk agar tidak terlalu padat.
"Kami ingin tegaskan disini bahwa Pelabuhan Ciwandan bukan alternatif, tapi akan beroperasi bersamaan dengan pelabuhan penyeberangan lainnya selama mudik lebaran, khususnya bagi pengguna sepeda motor dan truk logistik. Di sana akan dilayani dengan lintasan Ciwandan-Bakauheni untuk arus mudik dan Ciwandan-Panjang untuk arus mudik-balik," tegasnya.