Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Februari 2025 | 02.57 WIB

LPG 3 Kg Langka dan Bikin Warga Antre Panjang Berjam-jam, Bahlil: Kami Tak Bermaksud Buat Masyarakat Sulit

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) dan Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana (kiri) mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XII DPR, di Gedung Nusantara I, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos). - Image

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) dan Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana (kiri) mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XII DPR, di Gedung Nusantara I, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos).

JawaPos.com - Banyak masyarakat di berbagai daerah mengaku kesulitan mendapatkan LPG 3 kg usai pemerintah menerapkan kebijakan bahwa pengecer dilarang jualan gas subsidi sejak 1 Februari 2025.
 
Akibatnya, banyak masyarakat mengaku baru bisa mendapatkan gas setelah mengantre berjam-jam di pangkalan hingga harus mengeluarkan kocek lebih besar untuk membeli LPG 3 kg.
 
Merespons itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemerintah tidak bermaksud membuat masyarakat sulit mendapatkan LPG 3 kg dengan adanya kebijakan baru tersebut.
 
"Kami tidak bermaksud sama sekali membuat masyarakat kita seolah-olah atau merasa sulit mendapatkan LPG. (3 Kg)," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/2).
 
Lebih lanjut, Bahlil juga memastikan bahwa pemerintah di tengah kebijakan larangan pengecer jual LPG 3 kg tidak melakukan pengurangan volume dan subsidi.
 
"Dan tidak ada pengurangan volume dan tdk ada pengurangan subsidi, ini hanya soal perubahan sedikit saja," sambungnya.
 
 
Mantan Menteri Investasi ini juga memastikan kebijakan baru pemerintah ini dilakukan semata-mata agar ke depan harga LPG 3 kg bisa lebih terjangkau.
 
Itu sebabnya, pemerintah juga berkomitmen akan secara cepat melakukan penyesuaian kebijakan terkait pengecer ini, sehingga masyarakat dapat memperoleh LPG tanpa kesulitan.
 
"Agar betul-betul masyarakat bisa mendapat LPG dengan baik (tanpa kesulitan), dan harga yang terjangkau. Memang perubahan ini pasti butuh penyesuaian dalam waktu yang ada, tapi kami pengin supaya lebih cepat," pungkasnya.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore