
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (YT ESDM)
JawaPos.com – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Sulistyowati Irianto, menyoroti kekalahan UI dalam gugatan terkait sanksi etik terhadap promotor disertasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Ia menyinggung gurita kekuasaan di balik kekalahan UI dalam pengadilan tersebut.
Secara tersirat, perkara tersebut tidak bisa dilepaskan dari posisi Bahlil sebagai pejabat tinggi negara yang memiliki pengaruh besar.
Sulistyowati menyampaikan hal itu saat menjelaskan latar belakang pengajuan amicus curiae atau sahabat pengadilan oleh 301 guru besar UI kepada Mahkamah Agung (MA) dalam perkara kasasi yang diajukan Rektor UI terkait sanksi promotor dan ko-promotor disertasi Bahlil.
"Tadi kita sudah mendengar dari Prof. Eko, dari Prof. Todung bahwa kita bisa menduga di balik itu ada gurita kekuasaan dan politik seperti apa. Karena mahasiswa yang kita bicarakan ini bukan main-main,” ujarnya, Kamis (4/6).
Ia menerangkan, sanksi etika akademik itu mulanya ditujukan kepada semua tim promotor disertasi Bahlil.
"Ada tiga orang, dan kepada dua pengelola prodi. Lalu, dua orang dari tiga tim promotor membawa sanksi etika ini ke ranah PTUN. Dan di situlah UI dikalahkan,” kata Sulistyowati.
Menurutnya, setelah kalah di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), UI kembali mengalami kekalahan di tingkat banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN).
“Kemudian dibawa lagi ke tingkat banding PTTUN, di situlah UI dikalahkan,” ujarnya.
Soroti Besarnya Pengaruh Mahasiswa yang Dipersoalkan
Sulistyowati menilai kasus tersebut perlu dilihat secara lebih luas karena melibatkan sosok mahasiswa doktoral yang memiliki jabatan strategis di pemerintahan.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
