
Menkomdigi Meutya Hafid saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (9/1). (Nanda Prayoga/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Apple bakal membangun pabrik aksesori AirTag di Indonesia. Pembangunan pabrik itu bakal menggelontorkan dana investasi cukup besar. Namun demikian, Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid berharap investasi Apple ke Indonesia lebih besar dibanding Microsoft.
Sebelumnya Microsoft telah berinvestasi di Indonesia senilai USD 1,7 miliar. Angka sebanyak itu untuk membangun infrastruktur cloud dan AI baru di Indonesia selama empat tahun ke depan.
“Jadi maksudnya kami juga mengharapkan investasi yang lebih besar dari Apple karena sudah ada investasi-investasi dari yang lainnya (Microsoft) yang sudah cukup besar. Sementara Apple kan kita tahu juga perusahaan raksasa di dunia,” kata Meutya saat ditemui di kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Kamis (9/1).
Meutya menduga rendahnya nilai investasi Apple dibanding negara lain, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) IT di Indonesia. Politius Partai Golkar ini menegaskan, hal ini tidak bisa menjadi alasan dalam berinvestasi.
“Kalau SDM-nya belum siap, bagaimana caranya juga untuk membantu mempersiapkan in-line dengan membangun pabrik. Jadi jangan jadi kayak ayam dan telur tunggu-tungguan. Jadi investasi baik dalam bentuk pabrik, apapun juga kompetensi SDM ya harus jalan bersama, tidak bisa memilih satu,” tukas dia.
Sebagai informasi, Apple berkomitmen untuk berinvestasi membangun pabrik aksesori AirTag yang diklaim bernilai USD 1 miliar (Rp 16,2 triliun) di Batam, Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani usai bertemu dengan perwakilan Apple di kantornya, Selasa (7/1).
Bermula dari nilai investasi itu, rencananya 65 persen AirTag dunia akan dipasok dari pabrik yang akan dibangun di Batam.
"Pada intinya mereka bicara dan berkomitmen penuh untuk pembangunan tahap pertama vendor AirTag itu USD 1 miliar yang diharapkan nanti 65 persen dari kebutuhan AirTag global itu akan dari pabrik tersebut yang akan berdiri di Batam," kata Rosan di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
Adapun AirTag merupakan aksesori seperti gantungan kunci. Berbeda dengan gantungan biasanya, AirTag disematkan teknologi sehingga bisa dilacak melalui perangkat ponsel.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
