
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk, di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 Bali, Senin (20/5).
JawaPos.com – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengungkapkan alasan Tesla, perusahaan mobil listrik milik Elon Musk, ogah berinvestasi di Indonesia.
Menurut Rosan, alasannya karena industri di Indonesia belum sepenuhnya menggunakan energi baru terbarukan (EBT). Pasalnya, di Indonesia seluruh industri masih bergantung pada energi berbahan bakar fosil, seperti bensin hingga batu bara.
Hal itu, kata Rosan, sangat tidak sejalan dengan misi Tesla yang memang berkomitmen kuat terhadap energi bersih. Itu menjadi alasan Tesla untuk mengalihkan investasi ke negara lain.
"Kebetulan saya involve (terlibat) langsung pembicaraan dengan Tesla. Salah satu alasan mereka mengalihkan investasinya bukan ke kita itu karena kita sebagai EV car semua ingin bersih," kata Rosan saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/9).
"Kalau mereka masuk ke kawasan industri kita, tapi industrinya masih dari fosil, fuel, energi kayak coal, tidak in line dengan visinya mereka. Ini yang tidak bisa kita pungkiri, ke depannya bisa seperti itu," lanjutnya.
Menurut Rosan, hal itu menjadi pekerjaan rumah (PR) yang besar bagi Indonesia karena secara global telah menaruh perhatian lebih terhadap keberlanjutan penggunaan energi bersih.
Dia mencontohkan Vietnam yang saat ini menjadi lokasi favorit baru para investor untuk menanam modalnya. Rosan mengatakan, di Vietnam saat ini kawasan industrinya dibangun dengan energi bersih. Seperti dari hydro, tenaga surya, hingga angin.
"Ini yang kita tidak bisa pungkiri ke depan harus seperti itu. Kita ini mohon maaf, agak tertinggal. Saya contohkan satu company di Singapura, Sembcorp. Dia sudah punya 13 di Vietnam, kawasan eco di Vietnam. Dia akan buka lagi 18, 2–3 bulan ke depan. Dari situ sebagian besar 70 persen clean energi. Sehingga investasi ke Vietnam lebih deras," jelasnya.
Sebelumnya, Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa suplai kendaraan listrik (EV) Tiongkok yang berlebih menjadi pertimbangan CEO Tesla Elon Musk untuk menunda berinvestasi kendaraan listrik ke mana pun. Termasuk ke Indonesia.
"Kelihatan EV China oversupply, harganya China lebih murah dari mereka (Tesla). Jadi, dia (Elon Musk) masih menunggu beberapa waktu untuk berpikir investasi di mana pun," ujar Luhut usai peluncuran buku Citarum Harum di Badung, Bali, Senin (20/5).
Bahkan, lanjut Luhut, pabrik Tesla di Meksiko dan Jerman pun mengurangi produksi mereka. Langkah tersebut diambil Elon Musk setelah mempertimbangkan kondisi dari pasar dunia.
"Jadi, mereka masih melihat pasar dunia. (Setelah) lebih tenang, nanti baru mereka akan masuk," kata Luhut.
Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa keputusan Tesla untuk berinvestasi di Malaysia adalah karena stabilitas politik yang dibawa oleh Pemerintah Persatuan. Rencananya, Tesla akan mendirikan kantor pusatnya di Malaysia.
“Ketika pemerintah persatuan muncul, ada stabilitas politik. Ketika iklim politik stabil, orang pasti akan datang,” kata Anwar saat upacara pembukaan karnaval Otoritas Pembangunan Tanah Federal (FELDA), seperti dikutip dari Channelnewsasia, Minggu (30/7).
Anwar bahkan bercerita cukup sulit untuk membuat Elon Musk tertarik berinvestasi di negaranya. Apalagi, sebelumnya permintaan Malaysia untuk bertemu dengan Elon diduga sempat diabaikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022