Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Mei 2024 | 16.44 WIB

OJK Sukses Gelar Harvesting Gernas BBI/BBWI Sumsel: Nasabah Binaan PNM Mekaar Tampilkan Usaha Terbaik

OJK bersama Pemprov Sumsel gelar Harvesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia dorong UMKM naik kelas. - Image

OJK bersama Pemprov Sumsel gelar Harvesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia dorong UMKM naik kelas.

JawaPos.com–Dalam rangka mendorong UMKM naik kelas, OJK bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar kegiatan Harvesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar berharap gerakan BBI dan BBWI bukan hanya sebagai slogan semata. Namun, menjadi tumpuan ekonomi Indonesia lebih jauh di depan.

”Melalui program dan kegiatan yang terintegrasi, kami yakin bahwa BBI BBWI ini bukan lagi hanya menjadi slogan, tapi menjadi tumpuan kekuatan perekonomian kita ke depan lebih lanjut lagi,” jelas Mahendra.

Perhelatan yang berlangsung pada 26 Mei, menarik antusias berbagai pihak. Di antaranya adalah nasabah PNM Mekaar.

Aminah dan Sri Indrawati turut meramaikan acara di Lapangan DPRD Sumsel itu dengan menampilkan produk usaha yang telah mereka rintis bertahun-tahun. Di sudut pameran produk UMKM, Aminah menjajakan hidangan pempek hasil olahan tangannya.

Perempuan yang biasa disapa Cek Mina itu merupakan nasabah PNM Mekaar yang kini telah memiliki partai besar. Meskipun usahanya berawal dari skala rumahan, kini usaha pempek miliknya telah terjual di luar Kota Palembang melalui bantuan reseller.

Usaha yang awalnya hanya memproduksi 1-2 kg itu kini mampu memproduksi 22.500 pcs pempek dalam satu hari. Tidak berhenti di situ, berkat kegigihan Cek Mina, dia turut membuka lapangan pekerjaan kepada 12 warga sekitar yang kini telah menjadi karyawan.

Tak kalah hebat dengan Cek Mina, nasabah PNM Mekaar, Sri Indrawati terlihat tersenyum lebar saat mengisi pameran UMKM dalam perhelatan bergengsi itu. Dia memproduksi ikan panggang atau salai yang meluas menjadi ikan asin.

Dalam satu minggu, Sri bisa mengasap 200 kg ikan dengan omzet yang menggiurkan. Sebagai ibu rumah tangga, Sri tak kehabisan akal dalam mempromosikan jualannya.

Dia melakukan pendekatan kepada rumah makan di sekitar tempat tinggal agar bisa mengisi dagangan dan membuahkan hasil.

Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas keuletan para ibu yang selalu kreatif dalam mengelola usaha. Apa yang dilakukan Aminah dan Sri dapat menjadi contoh agar memotivasi nasabah PNM Mekaar lainnya.

”Ibu-ibu memang harus punya inisiatif yang tinggi dan mental pantang menyerah. Apalagi kalau saling merangkul dan bekerja sama tentu usaha ultra mikro bisa sustain dan naik kelas secara massif,” tutur Dodot.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore