Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 November 2023 | 05.17 WIB

Punya Peluang Besar, Indonesia Jajaki Potensi Ekonomi Karbon

Ajang Carbon Digital Conference (CDC) menjadi wadah yang menyediakan kesempatan bagi pihak-pihak terkait untuk berbagi pengalaman dan penjajakan bisnis perdagangan karbon

JawaPos.com-Kebutuhan penyimpanan karbon di kawasan maupun global disinyalir semakin meningkat. Indonesia sedang berupaya mendorong penyimpanan karbon di kawasan. Untuk itu, diperlukan kejelasan pengaturan dan praktik perdagangan karbon.

Direktur Teknik Migas dan Lingkungan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Mirza Mahendra mengatakan, potensi ekonomi karbon sangat penting diidentifikasi. Sebab, potensi itu dibutuhkan untuk mendorong perdagangan karbon. ”Indonesia telah memiliki bursa karbon," ujar Mirza dalam Carbon Digital Conference Indonesia (CDC) 2023 di Bali, Rabu (8/11/2023).

Perdagangan karbon dan isu terkait semakin menjadi perhatian berbagai pihak seiring komitmen untuk mencapai emisi nol di berbagai negara. Perdagangan karbon disebut salah satu cara mencapai emisi nol (net zero emision).

Ketua Carbon Trade Indonesia (IDCTA) Riza Suarga mengatakan, isu perdagangan karbon perlu diberi ruang lebih luas. Ajang CDC pun menjadi wadah yang menyediakan kesempatan bagi pihak-pihak terkait untuk berbagi pengalaman dan penjajakan bisnis perdagangan karbon. ”Dari ratusan peserta CDC, ada yang telah berpengalaman mengembangkan teknologi untuk mengintegrasikan data pemantauan karbon. Integrasi data itu membantu mengenal pasar lebih baik,” ujar Riza.

CDC juga dihadiri regulator yang membagikan pengalaman soal sinkronisasi kebijakan untuk menunjang perdagangan karbon. Ada juga sesi khusus di antara perwakilan perusahaan Jepang, salah satu kelompok bisnis besar di Indonesia. "CDC bukan pertemuan iklim biasa" ujarnya.

Selanjutnya, Mirza kembali menambahkan, Indonesia melihat peluang menjadi hub kawasan untuk Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) dan Carbon Capture, and Storage (CCS). “Pembangunan CCS atau CCUS Hub di ASEAN akan menjadi peluang besar bagi negara-negara ASEAN dan lainnya untuk mengurangi emisi dari industri yang sulit mereda dan mencapai Net Zero Emission," ujarnya.

Indonesia telah mendirikan National Center of Excellence CCS/CCUS untuk pengembangan kapasitas nasional di bidang teknis, keselamatan, ekonomi, sosial, dan peraturan dari CCS/CCUS. Kegiatan utama CCUS dilakukan dengan memperkuat kerangka kerja pemerintah dan sektor swasta di antaranya dengan menciptakan platform yang berkelanjutan untuk pemerintah, sektor swasta, dan investor untuk mempercepat implementasi CCUS.

Kemudian mengidentifikasi peluang investasi dan meningkatkan bisnis lingkungan di area CCUS untuk menarik mitra pengembangan kerja sama CCUS dan yang terakhir mensosialisasikan kebijakan, regulasi, dan praktik investasi CCUS yang merupakan bagian dari energi sistem energi bersih yang terintegrasi.

Mirza menguraikan, Kementerian ESDM dan kementerian terkait sedang mempersiapkan keputusan Presiden untuk CCS di luar wilayah kerja migas. Dengan potensi penyimpanan CO 2 yang sangat besar di Indonesia, pemerintah Indonesia akan membuka peluang CCS di luar wilayah kerja migas dengan CO 2 dari industri lain. ”Indonesia juga sedang mempertimbangkan penerapan CCS lintas batas untuk mendukung permintaan penyimpanan CO2 internasional,” ujarnya.

Menurut Mirza, Ditjen Migas ESDM telah membentuk Tim Gugus Tugas untuk melakukan studi dan menghitung kapasitas penyimpanan CO 2 untuk lapangan migas dan akuifer salin Indonesia. Potensi kapasitas penyimpanan yang besar akan memperkuat peran CCS/CCUS untuk mendukung penurunan emisi menuju Net Zero Emission. Tidak hanya untuk minyak dan gas tetapi juga untuk industri lainnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore