Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Agustus 2023 | 01.31 WIB

Bantu Kemenkop UKM Realisasikan Digitalisasi 30 Juta Pelaku UMKM di 2024

Ilustrasi: Pemerintah menargetkan digitalisasi 30 juta pelaku UMKM pada 2024. (Dok. Danone Indonesia)

JawaPos.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) sudah memasang target digitalisasi 30 juta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di 2024. Membantu merealisasikan hal tersebut, Danone Indonesia menyelenggarakan rangkaian sesi pelatihan dan pendampingan bagi UMKM dalam rangka Hari UMKM Nasional 2023 yang jatuh pada 10 Agustus lalu.

Kepala Bidang Pengembangan Informasi Usaha Kemenkop UKM, M. Fatihi dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa pemerintah Indonesia mengapresiasi pihak-pihak mendukung transformasi digital pelaku UMKM di Indonesia.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat berjalan dengan konsisten dan berkesinambungan guna menjaga momentum pertumbuhan UMKM Nasional. Selanjutnya, kolaborasi ini juga diharapkan dapat memacu para pelaku industri lainnya untuk turut serta membantu mengembangkan para pelakuUMKM di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Direktur Sustainable Development Danone Indonesia Karyanto Wibowo mengatakan bahwa pihaknya yakin UMKM merupakan penggerak ekonomi nasional. Data Kemenkop UKM menunjukkan UMKM di Indonesia berkontribusi sekitar 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional. Sektor ini juga berhasil menyerap hingga 97 persen dari total angkatan kerja.

"Kami bekerja sama dengan Kampus Umar Usman menyelenggarakan program Damping UMKM, sebuah program kerja sama yang berfokus pada pengembangan kapasitas pelaku UMKM di Indonesia,” ujar Karyanto.

Pertama kali dijalankan pada 2020, Damping diinisiasi oleh Danone Indonesia dengan menggandeng Kampus Bisnis Umar Usman untuk memberikan pendampingan kepada UMKM nasional guna membangun kekuatan akses pasar dan promosi produk melalui digitalisasi.

Di penghujung 2022, program Damping telah melibatkan hingga lebih dari 5.000 UMKM melalui 224 sesi dan 8 batch. Pada 2023, program Damping akan memperluas jangkauan peserta hingga hingga lebih dari 5.000 UMKM.

“Program Damping merupakan langkah konkret kami dalam menjawab tantangan UMKM di masa depan termasuk dalam hal digital,” kata Karyanto.

Untuk meningkatkan laju pertumbuhan UMKM Nasional serta mendukung target Pemerintah Indonesia dalam mencapai digitalisasi 30 juta pelaku UMKM pada 2024, lanjut Karyanto, pihaknya juga memperluas kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Indonesia yang bergerak di bidang solusi e-commerce, SIRCLO.

"Melalui kolaborasi ini, para pelaku UMKM binaan Damping dapat memasarkan produknya melalui platform e-commerce SIRCLO yang telah mendukung digitalisasi dari 1 juta pelaku UMKM. Dengan demikian, kolaborasi ini diharapkan dapat membantu menyediakan akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM khususnya 6.000 UMKM binaan Damping," katanya.

Berdasarkan data Google, Temasek & Bain, valuasi ekonomi digital Indonesia bertumbuh 49% di 2021 menjadi USD 70 miliar, dan diprediksi akan meningkat kembali menjadi USD146 miliar di 2025.

“Sebagai perusahaan teknologi asal Indonesia, kami melihat perubahan pola perilaku berbelanja masyarakat yang begitu dinamis dari tahun ke tahun. Sejak pandemi, transaksi pembelian melalui platform penjualan online meningkat. Digitalisasi memungkinkan kemudahan akses serta jangkauan pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM. Kami menyambut baik kerja sama yang terjalin dengan Danone Indonesia untuk program Damping,” kata CEO Entrepreneur Solutions SIRCLO, Ferry Tenka.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore