Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Agustus 2025 | 03.01 WIB

Indonesia Makin Pede jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Ilustrasi: Izin usaha bulion PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah terbit. (BSI for JawaPos.com) - Image

Ilustrasi: Izin usaha bulion PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah terbit. (BSI for JawaPos.com)

JawaPos.com - Industri bullion semakin menunjukkan peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, yang kini berkembang sebagai bagian dari ekosistem keuangan syariah. Potensi pasar yang besar serta meningkatnya literasi keuangan syariah menjadi peluang bagi pelaku industri.

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 17/2024, kegiatan usaha bullion adalah kegiatan usaha yang berkaitan dengan emas yang dilakukan oleh lembaga jasa keuangan. Empat layanan yang termasuk meliputi simpanan emas, pembiayaan emas, perdagangan emas, dan penitipan emas.

Pada 26 Februari 2025 lalu, Presiden Prabowo Subianto meresmikan layanan bullion bank untuk pertama kalinya di Indonesia. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Pegadaian menjadi dua lembaga keuangan pertama yang memperoleh izin sebagai bullion bank. Dari momen tersebut, sejumlah institusi industri emas mendorong lahirnya Indonesia Bullion Market Association (IBMA).

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna menuturkan, salah satu fungsinya adalah menjadi wadah koordinasi antara pelaku industri emas dari hulu hingga hilir. Juga berperan dalam menetapkan standardisasi industri emas, termasuk di sektor industri keuangan. Mencakup proses produksi dan perdagangan yang dijalankan oleh para pelaku industri emas.

Selain itu, IBMA memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan terkait industri emas. Salah satu kebijakan pemerintah yang telah diterbitkan adalah PMK 51 dan PMK 52 Tahun 2025, yang mengatur aspek perpajakan dalam industri emas. Khususnya terkait perdagangan melalui bullion bank.

"Perlunya pendirian organisasiorganisasi yang mendukung perkembangan ekosistem emas di Indonesia seperti IBMA, roadmap kegiatan usaha bulion, dan peran perbankan dalam mendukung roadmap tersebut," kata Anton dalam diskusi bisnis bullion di kantor pusat BSI, Kamis (14/8).

Bisnis bullion BSI tumbuh solid hingga kuartal II 2025. Pembelian emas melesat lebih dari empat kali lipat. Sejalan dengan fungsi hedging (lindung nilai) dari instrumen investasi logam mulia itu.

Sejak diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025 lalu, transaksi pembelian emas di BSI melonjak 441 persen secara Year-on-Year (YoY) hingga Juni 2025. Total gramasi pembelian emas sebanyak 693 kilogram. Sementara total transaksinya mencapai 238 ribu kali.

Anton memastikan persediaan emas cukup untuk memenuhi permintaan nasabah. Persediaan cadangan emas BSI maksimal 50 kilogram per hari. Meski secara rata-rata harian, hanya menyiapkan 15-20 kilogram cadangan emas.

"Stok emas diatur di teman-teman treasury. Nggak boleh terlalu besar, karena akan terjadi yang namanya market risk," terangnya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) telah disebutkan bahwa Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia. Pangsa aset keuangan syariah telah mencapai 51,42 persen dari produk domestik bruto (PDB). Yang tentunya semakin akan ditingkatkan.

"Jujur saja yang banyak menggelembungkan aset itu adalah instrumen keuangan negara," ungkap perempuan yang akrab disapa Ani itu.

Penerbitan sukuk di Indonesia didominasi oleh sukuknya negara. Korporasi mungkin perlu untuk didorong lebih banyak lagi.

"Tanpa itu Indonesia tidak akan menembus pada radar yang cukup tinggi, baik sukuk lokal maupun global," imbuhnya.

Indonesia perlahan mampu menunjukkan sebagai pusat dan rujukan ekonomi syariah dunia. Khususnya di sektor fashion, makanan halal, dan pariwisata ramah muslim. Laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2024/2025 menunjukkan, Indonesia menempati peringkat tiga dalam ekosistem eksyar global.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore