
ILUSTRASI. Karyawan berada di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan investor terhadap arah reformasi pasar modal Indonesia.
Di tengah ketidakpastian global, tren ini mencerminkan respons pasar yang kian konstruktif terhadap berbagai kebijakan yang digulirkan regulator.
Perlu diketahui, pada Selasa (14/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,91 persen ke level 7.642 pada perdagangan pagi ini. Dengan demikian, tren penguatan IHSG masih berlanjut.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri menegaskan bahwa penguatan IHSG merupakan hasil dari reformasi pasar modal yang tengah dilakukan. Tidak hanya itu, saham domestik kini bergerak menuju transparansi yang lebih tinggi dan semakin selaras dengan standar global.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan bahwa sejumlah kebijakan baru telah dirancang untuk menjawab kekhawatiran pelaku pasar, termasuk dari penyedia indeks global.
Langkah tersebut mencakup peningkatan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, keterbukaan data pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, hingga kewajiban pelaporan Ultimate Beneficial Owner (UBO). Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat integritas dan akuntabilitas pasar modal Indonesia.
Senior Market Chartist Nafan Aji Gusta melihat bahwa respons positif pasar tidak lepas dari konsistensi reformasi yang dijalankan. Ia mencontohkan keputusan FTSE Russell yang tetap menempatkan Indonesia dalam kategori secondary emerging market sebagai indikator kepercayaan global.
"FTSE Russell sendiri masih mempertahankan Indonesia di secondary emerging market. Ini menjadi langkah strategis yang menunjukkan kepercayaan investor global terhadap pasar modal kita," ujar Nafan dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4).
Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan reformasi menjadi faktor krusial. Jika kebijakan yang telah dirancang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan, transparansi pasar akan semakin meningkat dan pada akhirnya memperkuat minat investor global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Newcastle Jets vs Gamba Osaka di AFC Champions League Elite: Tim Tamu Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Lens vs Sporting Lisbon di Liga Champions: Kedua Tim Incar Kemenangan Beruntun
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan: The Imperial Guards Terancam Tertahan
Prediksi Skor Newcastle Jets vs Gamba Osaka: Pertahanan Rapuh Tuan Rumah Jadi Celah!
TPG Guru Non-ASN Belum Cair, PGRI Desak Kemendikdasmen dan Kemenkeu Berikan Kepastian
Prediksi Skor Pohang Steelers vs Johor Darul Ta’zim: Harimau Selatan Siap Terkam Tuan Rumah
Prediksi Skor Kyoto Sanga vs Ratchaburi: Duel Tim Pesakitan Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Al Sadd vs Al Hilal: The Blue Waves Siap Menang Tipis di Doha
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Lille: Gabriel Magalhaes Tetap Andalan Lini Belakang The Gunners

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022