Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 03.25 WIB

Alhamdulillah! BTN Berikan KPR Subsidi untuk Da'i dan Guru Ngaji dengan Skema Syariah

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu bersalaman dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait serta Ketua Dewan Pertimbangan MUI Ma - Image

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu bersalaman dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait serta Ketua Dewan Pertimbangan MUI Ma

JawaPos.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meluncurkan program pembiayaan rumah subsidi bagi da'i, guru ngaji, aktivis Islam, dan pegawai ormas Islam di lingkungan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tentunya dengan skema syariah.

"Program ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan organisasi keagamaan dalam memberikan kemudahan akses hunian yang layak dan terjangkau. Kami berharap para tokoh dan penggerak umat Islam di seluruh Indonesia dapat memiliki hunian layak dengan skema yang nyaman di hati," ujar Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (26/7).

Hingga Maret 2025, BTN Syariah mencatatkan penyaluran pembiayaan perumahan subsidi sebesar Rp 28,5 triliun. Tumbuh double digit sebanyak 16,3 persen secara year-on-year (YoY). Secara keseluruhan, unit usaha syariah BTN itu menyalurkan pembiayaan senilai Rp 46,26 triliun, naik 18,2 persen YoY.

Ketua Umum MUI K.H. M. Anwar Iskandar, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, dan Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menandatangani nota kesepahaman bersama. Program pembiayaan Tapera dan KPR Sejahtera berskema syariah memiliki target awal 5.000 unit rumah subsidi tahun ini.

BTN juga memberikan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan di lingkungan MUI. Untuk mempermudah berbagai operasional dan transaksi keuangan. Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Ma'ruf Amin menuturkan, program perumahan rakyat harus didukung.

"Karena memberikan kemudahan untuk mendapatkan rumah adalah bagian dari perintah agama," terangnya. 

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan, pemerintah mengalokasi jumlah rumah subsidi sebanyak 350 ribu unit. Sistemnya diberikan berdasarkan segmentasi. Sehingga benar-benar menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. 

"BTN yang paling banyak menyalurkan pembiayaan rumah subsidi sebesar 220 ribu dari total 350 ribu unit. Sehingga kami sangat mendukung BTN menjadi besar karena yang paling berkontribusi dan serius mendukung perumahan," ujar Maruarar.

Ketua MUI Anwar Iskandar mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat untuk kemaslahatan umat. Termasuk pemberian pembiayaan rumah subsidi bagi da'i dan guru ngaji.

"Marilah kita sama-sama menanam sesuatu yang bermanfaat untuk dimanfaatkan oleh generasi yang akan datang," kata Anwar.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore