Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Oktober 2026 | 02.15 WIB

Bank Digital Buka Peluang Baru Bisnis Penjaminan Kredit Rp 1,5 Triliun

Ilustrasi bank digital. (Financeandmoneyarticle) - Image

Ilustrasi bank digital. (Financeandmoneyarticle)

JawaPos.com - Perkembangan bank digital membuka peluang baru bagi bisnis penjaminan kredit di Indonesia. Potensi bisnis dari kerja sama penjaminan dengan salah satu bank digital diperkirakan mencapai Rp 500 miliar pada tahap awal, dengan peluang pengembangan portofolio lebih dari Rp 1 triliun.

Peluang tersebut muncul seiring kerja sama PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo dengan PT Bank Hibank Indonesia (Hibank). Kemitraan ini menjadi langkah pertama Jamkrindo bekerja sama dengan bank digital untuk memperluas pasar penjaminan kredit di tengah perkembangan industri keuangan berbasis teknologi.

Potensi bisnis yang mencapai lebih dari Rp1,5 triliun tersebut mencakup peluang penjaminan awal dan pengembangan portofolio lainnya. Namun, angka itu masih berupa potensi, bukan nilai penjaminan yang telah terealisasi. Realisasinya akan bergantung pada perkembangan kerja sama, kelayakan kredit, serta ketentuan penjaminan yang berlaku.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Kelembagaan Jamkrindo Krisna Johan mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas bisnis melalui kemitraan yang menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.

“Kolaborasi dengan Hibank membuka peluang bagi Jamkrindo untuk memperluas jangkauan bisnis penjaminan di ekosistem digital. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah bagi kedua pihak, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang terukur,” ujar Krisna melalui keterangannya.

Penjaminan jadi Instrumen Pendukung Penyaluran Kredit

Dalam industri keuangan, penjaminan kredit berperan sebagai instrumen untuk membantu mengelola risiko pembiayaan. Bagi perbankan, skema ini dapat memberikan dukungan dalam penyaluran kredit kepada debitur yang memenuhi persyaratan penjaminan.

Sementara bagi perusahaan penjaminan, kerja sama dengan bank digital membuka akses ke pasar baru sekaligus memperluas portofolio bisnis. Pendapatan dapat diperoleh melalui Imbal Jasa Penjaminan (IJP), dengan besaran dan realisasi yang bergantung pada kredit yang dijamin serta ketentuan yang disepakati.

Meski demikian, perluasan pasar melalui kanal digital tetap membutuhkan pengelolaan risiko yang terukur. Pertumbuhan penyaluran kredit tidak serta-merta menjamin peningkatan bisnis penjaminan apabila kualitas kredit dan kemampuan debitur memenuhi kewajibannya tidak terjaga.

Karena itu, Jamkrindo dan Hibank akan menyelaraskan ketentuan penjaminan, kesiapan operasional, serta proses pertukaran data untuk mendukung pelaksanaan kerja sama.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore