
Presiden Direktur PT Bank Jasa Jakarta (Bank Saqu), Leo Koesmanto dalam sebuah Talkshow IDEAFEST 2024 di Jakarta, Jumat (27/9)/(Foto: Dimas Choirul Jawapos.com)
JawaPos.com - Di era digital saat ini, memulai membangun bisnis usaha sendiri atau solopreneur sangatlah mudah. Salah satunya yang bisa dilakukan yakni melalui platform jualan online atau membuat konten digital.
Solopreneur juga dianggap sebagai penggerak ekonomi digital. Sebab, dengan banyaknya fenomena soloprenuer dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat yang mengubah hobi dan keterampilan mereka menjadi usaha bisnis.
Kolaborasi dan komunitas merupakan dua elemen krusial dalam kesuksesan seorang menjadi solopreneur. Melalui jaringan yang kuat, solopreneur dapat memperluas pasar, bertukar ide, dan mendorong inovasi.
Studi Solopreneur 2023 yang dilakukan oleh Segara Institute memprediksi satu dari tiga orang Indonesia. akan menjadi solopreneur pada tahun 2030, dengan kontribusi sebesar 36% terhadap PDB. Namun, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi solopreneur adalah kurangnya pemahaman mengenai konsep kolaborasi dan networking.
Dengan menerapkan konsep kolaborasi dan networking, para solopreneur akan lebih mudah untuk saling belajar, berbagi sumber daya, membuka peluang bisnis baru, hingga mendapatkan dukungan emosional karena berada pada jalur yang sama.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Bank Saqu sebuah layanan perbankan digital dari PT Bank Jasa Jakarta yang dimiliki oleh Astra Financial dan WeLab berupaya untuk mendukung ekosistem solopreneur dengan menghadirkan program unggulan, yakni Solopreneur Academy.
"Melalui Solopreneur Academy, kami ingin menjadi katalisator bagi para solopreneur untuk terus berkembang. Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan finansial dan nonfinansial agar mereka dapat meraih potensi maksimal mereka," jelas Presiden Direktur PT Bank Jasa Jakarta (Bank Saqu), Leo Koesmanto dalam sebuah Talkshow IDEAFEST 2024 di Jakarta, Jumat (27/9).
Pada Solopreneur Academy, Bank Saqu berperan sebagai fasilitator yang memberikan wadah bagi para solopreneur untuk meningkatkan produktivitas serta kompetensi para solopreneur melalui rangkaian program rutin untuk membimbing solopreneur terpilih seperti mentoring session, workshop, dan practical learning & lesson.
Selain itu juga menyediakan sumber daya edukasi untuk membantu mereka meningkatkan literasi keuangan sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih baik tentang keuangan mereka. "Kami berkomitmen untuk tidak hanya menyediakan produk keuangan yang sesuai, tetapi juga memberikan dukungan holistik me lalui platform kolaborasi dan pengembangan keterampilan," ucapnya.
Dengan berpartisipasi di IDEAFEST 2024, Bank Saqu memperkuat posisinya sebagai mitra yang tak hanya menyediakan solusi keuangan tetapi juga sebagai pendukung ekosistem kewirausahaan digital di Indonesia.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
