
Digitalisasi sektor kesehatan mempermudah akses masyarakat mendapatkan obat-obatan dan alat kesehatan.
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengungkapkan pentingnya peran industri dalam menciptakan transformasi dan digitalisasi sektor kesehatan dalam Digital Transformation Strategy 2024. Transformasi digital sektor kesehatan dianggap sangat penting dalam upaya mendorong masyarakat mendapatkan akses produk kesehatan, seperti obat-obatan dan alat kesehatan yang bermutu dan terjangkau.
Atas dasar itu, kelompok usaha dengan pengalaman lebih dari empat dekade di industri kesehatan, Argon Group, mengembangkan aplikasi GPOS B2B guna memperkuat ekosistem digital kesehatan. Aplikasi ini merupakan platfom digital B2B bagi kanal apotek, rumah sakit, pedagang besar farmasi (PBF), distributor alat kesehatan (DAK), serta veterinary belanja produk kesehatan. Pelanggan dapat dengan mudah dan semakin cepat untuk memantau pesanan, melihat tagihan, dan melakukan pembayaran dalam satu platform.
"Peluncuran GPOS B2B merupakan bentuk komitmen dan kesiapan dari Argon Group untuk mendukung program transformasi sistem kesehatan," kata Direktur Utama Argon Group, Krestijanto Pandji dalam peluncuran kemarin Selasa (19/9).
Selain GPOS B2B, saat ini GPOS juga memiliki layanan aplikasi GPOS Lite, sebuah sistem kasir yang ditujukan untuk membantu apotek mengelola penjualan dan stok, terintegrasi dengan GoApotik, agregator apotek online yang memfasilitasi berjualan secara online di e-commerce lainnya.
Digital Transformation Director Argon Group, Handi Halim mengatakan bahwa GPOS B2B hadir dengan peningkatan dari sisi teknologi terbaru agar dapat mengakomodasi lebih banyak produk yang tersedia dan program belanja yang dapat dinikmati oleh lebih banyak pelanggan. Sistem GPOS B2B juga terintegrasi di mana pelanggan dapat melakukan pemesanan, tagihan, pembayaran serta pengiriman hanya dalam satu platform.
Pelanggan juga dapat melacak pesanan secara real time untuk mendapatkan informasi estimasi waktu kedatangan produk. "Aplikasi GPOS B2B bukan sekadar platform belanja, tapi juga teman setia kesehatan Anda," kata Head of GPOS, Henry Ongkojoyo.
