
ILUSTRASI
”A-chan! Bangun, A-chan!”
Kudapati ibu mengguncang-guncang bahuku.
”Ada apa, Bu? Aku harus tidur, kebagian jaga malam di minimarket nanti!”
Ibuku menampilkan wajah kaget bukan main, keringat membasahi pelipisnya. Meski sudah bangun, ibu masih mengguncang-guncang bahuku. Mungkin menunggu sampai aku bangkit dari futon.
”Lihat! Kaiju!”
Ibu menunjuk ruang tengah, di situ ada teve bobrok kami menampilkan sebuah berita ganjil.
Aku mengucek mata beberapa kali, menguap sebentar.
”Itu, lihat!” seru ibu, sekarang dia beringsut ke ruang tengah. Aku mengikutinya.
Aku berusaha secepat mungkin menghimpun kesadaran. Butuh waktu agak lama lantaran kemarin malam aku minum-minum dulu sehabis kerja.
Begitu klop lagi dengan realitas dunia dan pandanganku kembali tertata, kudapati teve menghadirkan berita yang sungguh di luar nalar. Sedemikian heboh sampai-sampai aku kembali mengucek mata sambil menggeleng. Aneh betul. Kamera merekam penampakan monster raksasa menjulang melampaui gedung-gedung pencakar langit.
”Kaiju muncul di sekitar taman raya Shinjuku. Pengamat memperkirakan tingginya lebih dari tiga ratus meter. Fenomena yang tak bisa dijabarkan dengan akal sehat. Pasukan Bela Diri Jepang sedang mengamankan lokasi. Sampai saat ini Kaiju masih belum bergerak. Orang-orang dalam radius tertentu tidak diperbolehkan mendekat.”
Kuamati dengan saksama memang ini sebuah berita, bukan tayangan film atau yang semacamnya. Di bawah berita ada rentetan informasi tambahan bergulir. Kaiju muncul di Tokyo diperkirakan pada pagi hari ini. Bentuk Kaiju seperti kadal dengan kulit bersisik kasar. Entah bagaimana ia muncul, tetapi sedari kemunculannya ia tidak bergerak sama sekali.
Berita menampilkan wawancara dengan warga setempat. Mereka heboh; ada yang panik, ada yang bersemangat ingin mendekat, tetapi terhalang pagar dan tentara yang menyuruh mereka menjauh.
”Kan, tak jadi soal kan aku membangunkanmu. Mungkin kau akan dapat libur hari ini karena ada Kaiju,” cetus ibu sembari melanjutkan kegiatan melipat baju. Dia mengutarakannya tanpa menengok ke arahku, pandangannya tetap lurus-lurus ke layar teve.
”Entahlah. Barangkali aku harus tetap masuk. Ada Kaiju atau tidak, kerja ya kerja, Bu,” sahutku. Aku lantas ke balkon, duduk memandangi kompleks dan memantik sebatang rokok.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022