
Mantan pebulu tangkis tunggal putri Tiongkok Lu Lan mengakui permainan tunggal putri Tiongkok sekarang ini tidak berkembang.
JawaPos.com - Mantan pebulu tangkis putri Tiongkok Lu Lan punya pandangan sendiri soal mengapa sektor tunggal putri Tiongkok saat ini sangat terseok-seok di kancah persaingan dunia. Juara dunia 2009 itu menyebutkan bahwa ada metode latihan yang harus diubah.
Sepanjang tahun 2018, tunggal putri Tiongkok memang tampil mengecewakan. Mereka sama sekali belum pernah meraih gelar di turnamen level super 500 sampai super 1.000.
Di level super 100 dan super 300, hanya ada dua pebulu tangkis putri Tiongkok yang pernah merasakan manisnya gelar juara, yakni Li Xuerui di Kanada Terbuka 2018, Amerika Serikat Terbuka 2018, dan China Masters 2018, serta Cai Yanyan di Australia Terbuka 2018.
Sebaliknya, para pemain putri Tiongkok yang saat ini berada di jajaran top 10 dunia seperti Chen Yufei dan He Bingjiao sama sekali tidak bisa berbicara banyak. Mereka cuma bisa mentok di babak final dan pulang tanpa gelar.
Terkait hal tersebut, Lan mengatakan bahwa persaingan di sektor tunggal putri saat ini memang sudah jauh berbeda dibanding zamannya. Lan melihat, pemain-pemain dari negara lain saat ini sudah sangat kompetitif.
"Pemain-pemain zaman sekarang jauh lebih fleksibel. Kemampuan mereka dalam belajar dan memahami pola main yang baik dan benar juga bagus sekali," ujar Lan.
Di lain pihak, Lan menuturkan bahwa Tiongkok hingga saat ini masih melakukan pola latihan yang relatif sama. Akibatnya, kemampuan dan teknik mereka nyaris tidak berkembang sama sekali.
"Mereka sudah harus mulai cari cara baru untuk berlatih. Strategi dan teknik pun juga harus diubah supaya mereka bisa tetap bersaing di level atas," ujar Lan yang kini berprofesi sebagai wasit bulu tangkis tersebut.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
