Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Agustus 2018 | 20.04 WIB

Tang Chun Man/Tse Ying Suet: Tidak Ada yang Lebih Berisik dari Istora

Ganda campuran Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet - Image

Ganda campuran Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet

JawaPos.com - Menghadapi riuhnya penonton di Istora Senayan diakui merupakan hal yang cukup melelahkan bagi para pebulu tangkis negara tetangga, tak terkecuali ganda campuran Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Menjadi venue pertandingan di Asian Games 2018 pada 19 -28 Agustus, Chun Man/Ying Suet meyakini bahwa atmosfir di lapangan bakal seperti neraka.


Chun Man/Ying Suet, yang tahun ini sudah merasakan betapa angkernya Istora Senayan di Indonesia Masters 2018 dan Indonesia Terbuka 2018, mengakui bahwa teriakan para suporter Indonesia sudah sampai taraf yang sangat mengganggu. Untuk membiasakan diri dengan kondisi tersebut, Chun Man/Ying Suet sampai membuat metode latihan sendiri.


"Mereka berlatih sambil menyetel musik dengan loud speaker yang sangat keras. Itu bukan untuk hiburan, tapi untuk beradaptasi dengan suasana pertandingan di Istora Senayan yang pasti akan sangat berisik," ujar pelatih kepala Hongkong Tim He Yiming seperti dilansir scmp.com.


Tim pun mengakui bahwa suasana di Istora Senayan memang kerap kali menyusahkan para pemain yang sedang bertanding. "Ini sudah diakui oleh banyak pemain, termasuk Chun Man/Ying Suet. Mereka jadi susah sekali berkonsentrasi, meskipun tidak sedang bertanding dengan pemain Indonesia. Karena itulah kami terapkan pola latihan sambil menyetel musik keras-keras. Kami coba merusak konsentrasi para pemain supaya tingkat fokus mereka bisa bertambah," ujar Tim.


Chun Man/Ying Suet pun mengakui bahwa pola latihan tersebut sangat perlu dilakukan. Pasalnya, mereka mengaku tidak bisa main dengan nyaman di Indonesia Terbuka 2018 lalu.


"Saya bahkan tidak bisa dengar Chun Man memukul kok karena berisik sekali. Hal ini memang sangat mengganggu. Di seluruh venue pertandingan yang kami ikuti, tidak ada yang lebih berisik dari Istora Senayan. Tapi inilah realita yang harus kami hadapi. Tidak ada jalan lain selain harus beradaptasi dengan venue," ujar Ying Suet.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore