
Ganda campuran Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet
JawaPos.com - Menghadapi riuhnya penonton di Istora Senayan diakui merupakan hal yang cukup melelahkan bagi para pebulu tangkis negara tetangga, tak terkecuali ganda campuran Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Menjadi venue pertandingan di Asian Games 2018 pada 19 -28 Agustus, Chun Man/Ying Suet meyakini bahwa atmosfir di lapangan bakal seperti neraka.
Chun Man/Ying Suet, yang tahun ini sudah merasakan betapa angkernya Istora Senayan di Indonesia Masters 2018 dan Indonesia Terbuka 2018, mengakui bahwa teriakan para suporter Indonesia sudah sampai taraf yang sangat mengganggu. Untuk membiasakan diri dengan kondisi tersebut, Chun Man/Ying Suet sampai membuat metode latihan sendiri.
"Mereka berlatih sambil menyetel musik dengan loud speaker yang sangat keras. Itu bukan untuk hiburan, tapi untuk beradaptasi dengan suasana pertandingan di Istora Senayan yang pasti akan sangat berisik," ujar pelatih kepala Hongkong Tim He Yiming seperti dilansir scmp.com.
Tim pun mengakui bahwa suasana di Istora Senayan memang kerap kali menyusahkan para pemain yang sedang bertanding. "Ini sudah diakui oleh banyak pemain, termasuk Chun Man/Ying Suet. Mereka jadi susah sekali berkonsentrasi, meskipun tidak sedang bertanding dengan pemain Indonesia. Karena itulah kami terapkan pola latihan sambil menyetel musik keras-keras. Kami coba merusak konsentrasi para pemain supaya tingkat fokus mereka bisa bertambah," ujar Tim.
Chun Man/Ying Suet pun mengakui bahwa pola latihan tersebut sangat perlu dilakukan. Pasalnya, mereka mengaku tidak bisa main dengan nyaman di Indonesia Terbuka 2018 lalu.
"Saya bahkan tidak bisa dengar Chun Man memukul kok karena berisik sekali. Hal ini memang sangat mengganggu. Di seluruh venue pertandingan yang kami ikuti, tidak ada yang lebih berisik dari Istora Senayan. Tapi inilah realita yang harus kami hadapi. Tidak ada jalan lain selain harus beradaptasi dengan venue," ujar Ying Suet.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
