
Logo FWD. (Istimewa)
JawaPos.com - FWD Insurance mencatat kinerja positif pada semester I 2026. Pertumbuhan bisnis tercermin dari pendapatan premi yang meningkat 30 persen. Selain itu ada perbaikan profitabilitas yang mendorong perusahaan kembali mencatatkan laba pada semester pertama 2026.
Direktur Utama FWD Insurance Jeffrey Woo mengatakan, semester pertama 2026 memberikan momentum positif bagi FWD Insurance. Pertumbuhan bisnis dan perbaikan profitabilitas mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus meningkat terhadap solusi dan layanan yang dihadirkan FWD Insurance.
Pencapaian ini didorong oleh kombinasi strategi distribusi yang kuat, kemitraan, serta fokus FWD Insurance dalam memahami dan menjawab kebutuhan perlindungan nasabah yang terus berkembang.
"Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, kami tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan dan kewajiban kepada nasabah, sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang,” ujar Jeffrey Woo kepada media pada Rabu (23/9).
Berdasarkan Laporan Keuangan Bulanan Konvensional pada 30 Juni 2026 (unaudited), FWD Insurance berhasil mencatat pendapatan premi sebesar Rp 766 miliar atau meningkat 30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan itu didorong oleh peningkatan produksi bisnis baru, didukung oleh kinerja jalur pemasaran utama FWD Insurance yang mencakup keagenan, bancassurance, dan digital commerce.
Kontribusi dari berbagai jalur distribusi tersebut memungkinkan FWD Insurance menjangkau lebih banyak masyarakat dengan solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya perlindungan dan perencanaan keuangan.
Pertumbuhan bisnis tersebut juga berjalan seiringan dengan perbaikan profitabilitas yang signifikan. Pada semester pertama 2026, FWD Insurance membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 107,3 miliar, berbalik dari rugi Rp 55,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian, FWD Insurance mencatat koreksi positif sebesar Rp 162,9 miliar secara year-on-year.
Di tengah dinamika pasar pada semester pertama 2026, FWD Insurance tetap menjaga momentum pertumbuhan bisnis sekaligus memenuhi komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada nasabah.
Sepanjang periode tersebut, perusahaan membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp 246,5 miliar, meningkat 17 persen secara tahunan. Pembayaran klaim dan manfaat menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan untuk mendampingi nasabah dan keluarga mereka pada saat paling membutuhkan, sekaligus memberikan ketenangan dalam menghadapi berbagai ketidakpastian hidup.
Komitmen tersebut juga tercermin dari tingkat solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) FWD Insurance yang mencapai 281 persen pada Juni 2026, jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120 persen. Sementara itu, total ekuitas meningkat 3 persen menjadi Rp 2,53 triliun.
Sejalan dengan kinerja positif FWD Insurance, FWD Group Holdings Limited (“FWD Group” atau “FWD”) mengumumkan hasil kinerja interim untuk enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Pertama, penjualan bisnis baru meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi USD 1,35 miliar berdasarkan annualised premium equivalent (APE). New business contractual service margin mencapai USD 996 juta, tumbuh 25 persen secara tahunan.
Kedua, laba operasional setelah pajak meningkat 20 persen menjadi USD 298 juta, dengan kontribusi positif dari keempat segmen pelaporan, yaitu Hong Kong SAR & Macau SAR, Thailand & Cambodia, Japan, serta Expansion Markets.
Laba bersih setelah pajak mencapai USD 172 juta, meningkat tiga kali lipat dibandingkan semester pertama tahun 2025 dan mencerminkan hasil yang menjadi rekor.
Ketiga, indikator shareholder value creation terus menunjukkan tren positif, dengan comprehensive tangible equity meningkat 5 persen menjadi USD 8,83 miliar dan Group embedded value meningkat 5 persen menjadi USD 6,95 miliar dibandingkan pada 31 Desember 2025.
FWD Group juga mempertahankan rasio solvabilitas sebesar 203 persen, setelah penerapan regulasi solvabilitas berbasis nilai ekonomi di Jepang.
Pertumbuhan yang kuat di segmen Expansion Markets – terdiri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Vietnam, berhasil dicapai meskipun terdapat ketidakpastian ekonomi makro di beberapa negara dalam segmen tersebut.
Kinerja semester pertama tahun ini menjadi momentum bagi FWD Insurance untuk terus berkembang dan menghadirkan solusi perlindungan yang berfokus pada nasabah dengan dukungan teknologi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022