
Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpotensi melanjutkan koreksinya pada perdagangan Rabu (23/9), setelah ditutup melemah sebesar 1,69 persen ke level 6,277 pada perdagangan Selasa (22/9).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6,208-6,258. Area penguatan terdekat IHSG berada di 6,333-6,364.
Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentan 6,276-6,108 sedangkan resistance di level 6,440-6,535.
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Rabu (23/9), yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham AMRT sebelumnya terkoreksi 0,76 persen ke level 1.305 dan disertai dengan munculnya tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi AMRT saat ini sedang berada di awal wave c dari wave (b). Investor dapat menerapkan strategi Trading Buy pada kisaran 1.290-1.305, dengan target harga 1.350 hingga 1.375 dan stop loss di bawah 1.280.
Selanjutnya, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham BBRI sebelumnya terkoreksi 3,64 persen ke level 3.180 dan didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi BBRI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c]. Investor dapat melakukan strategi Buy on Weakness pada kisaran 3.100-3.180, dengan target harga 3.320 hingga 3.420 dan stop loss di bawah 3.080.
Berikutnya, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham PGAS sebelumnya terkoreksi 3 persen ke level 1.455 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Pergerakannya pun sudah berada di bawah MA60.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022