
Gabungan pengemudi ojek online (ojol) menggelar syukuran atas diturunkannya tarif potongan aplikator dari 20 persen menjadi 8 persen. (istimewa)
JawaPos.com - Gabungan pengemudi ojek online (ojol) menggelar syukuran atas diturunkannya tarif potongan aplikator dari 20 persen menjadi 8 persen. Hal itu sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5).
Syukuran para pengemodi ojol itu turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu. Ia mengaku merasa kaget atas keputusan Presiden Prabowo yang awalnya dituntut untuk potongan tarif sebesar 10 persen, tetapi menjadi 8 persen.
"Jadi, perjuangan teman-teman driver ojek online (ojol) adalah menurunkan tarif potongan 10 persen. Nah, kita kaget ketika kemarin Pak Prabowo mengatakan tidak 10 persen, tapi 8 persen," kata Adian di Jakarta, Kamis (7/5).
Adian menyatakan, para pengemudi ojol sangat senang atas kebijakan pemerintah tersebut. Sebab, selama ini para pengemudi ojol memperjuangkan penurunan tarif potongan aplikator.
"Dalam konteks persentase tersebut, seluruh driver ojol saya lihat senang. Yang dia perjuangkan satu pertempuran sudah dimenangkan," tegasnya.
Di sisi lain, soal munculnya dugaan pembelian saham aplikator oleh negara, ia meminta agar negar tidak menjadi pemain baru. Ia menekankan, kehadiran negara sangat diperlukan bagi kesejahteraan pekerja, khususnya pengemudi transportasi daring.
"Cukuplah sebatas kepemilikan saham saja. Kenapa? Ada banyak aplikasi yang lain termasuk kayak JogjaKita, ada NuJek, ada Josal, banyak sekali ya," bebernya.
Dalam kesempatan yang sama, salah seorang pengemudi ojol, Yudi, memastikan acara syukuran atas pemotongan tarif aplikator hingga 8 persen tidak bersifat politis. Menurutnya, syukuran tersebut merupakan gerakan normatif dari para pengemudi ojol.
"Ini saya perlu tegaskan tidak ada bersifat politis, tapi memang normatif murni aspirasi kami terkait potongan yang begitu menggila, kalau saya katakan itu menggila, hari demi hari makin besar bahkan sampai 40-50 persen," ujarnya.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
