Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Mei 2026 | 01.18 WIB

Tarif Potongan Aplikator Ojol Turun jadi 8 Persen, Mitra Driver Gelar Syukuran

Gabungan pengemudi ojek online (ojol) menggelar syukuran atas diturunkannya tarif potongan aplikator dari 20 persen menjadi 8 persen. (istimewa) - Image

Gabungan pengemudi ojek online (ojol) menggelar syukuran atas diturunkannya tarif potongan aplikator dari 20 persen menjadi 8 persen. (istimewa)

JawaPos.com - Gabungan pengemudi ojek online (ojol) menggelar syukuran atas diturunkannya tarif potongan aplikator dari 20 persen menjadi 8 persen. Hal itu sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5).

Syukuran para pengemodi ojol itu turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu. Ia mengaku merasa kaget atas keputusan Presiden Prabowo yang awalnya dituntut untuk potongan tarif sebesar 10 persen, tetapi menjadi 8 persen.

"Jadi, perjuangan teman-teman driver ojek online (ojol) adalah menurunkan tarif potongan 10 persen. Nah, kita kaget ketika kemarin Pak Prabowo mengatakan tidak 10 persen, tapi 8 persen," kata Adian di Jakarta, Kamis (7/5).

Adian menyatakan, para pengemudi ojol sangat senang atas kebijakan pemerintah tersebut. Sebab, selama ini para pengemudi ojol memperjuangkan penurunan tarif potongan aplikator.

"Dalam konteks persentase tersebut, seluruh driver ojol saya lihat senang. Yang dia perjuangkan satu pertempuran sudah dimenangkan," tegasnya.

Di sisi lain, soal munculnya dugaan pembelian saham aplikator oleh negara, ia meminta agar negar tidak menjadi pemain baru. Ia menekankan, kehadiran negara sangat diperlukan bagi kesejahteraan pekerja, khususnya pengemudi transportasi daring.

"Cukuplah sebatas kepemilikan saham saja. Kenapa? Ada banyak aplikasi yang lain termasuk kayak JogjaKita, ada NuJek, ada Josal, banyak sekali ya," bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, salah seorang pengemudi ojol, Yudi, memastikan acara syukuran atas pemotongan tarif aplikator hingga 8 persen tidak bersifat politis. Menurutnya, syukuran tersebut merupakan gerakan normatif dari para pengemudi ojol.

"Ini saya perlu tegaskan tidak ada bersifat politis, tapi memang normatif murni aspirasi kami terkait potongan yang begitu menggila, kalau saya katakan itu menggila, hari demi hari makin besar bahkan sampai 40-50 persen," ujarnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore