Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 April 2026 | 06.59 WIB

Gelar RUPST Perdana Pasca IPO, Superbank Belum Bagi Deviden 

PT Super Bank Indonesia Tbk(IDX: SUPA; "Superbank"), menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (27/4) di Jakarta. (Dimas Choirul/Jawapos.com) - Image

PT Super Bank Indonesia Tbk(IDX: SUPA; "Superbank"), menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (27/4) di Jakarta. (Dimas Choirul/Jawapos.com)

JawaPos.com - PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX: SUPA; "Superbank"), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Senin (27/4). Ini merupakan RUPST untuk pertama kalinya sejak resmi menjadi perusahaan publik pada Desember 2025 lalu.

Superbank melanjutkan momentum pertumbuhan yang kuat pasca IPO, sejalan dengan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025.

Sebagaimana telah diumumkan sebelumnya, Superbank mencatatkan Laba Sebelum Pajak sebesar Rp143,3 miliar pada tahun 2025, didukung oleh pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih sebesar 160% YoY menjadi Rp1,6 triliun serta ekspansi kredit yang tumbuh 50% YoY menjadi Rp9,6 triliun.

Di samping itu, perusahaan telah melayani lebih dari 6 juta nasabah dengan transaksi harian melampaui 1 juta transaksi. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat signifikan sebesar 139% YoY menjadi Rp11,8 triliun, sementara total aset tumbuh 87% YoY menjadi Rp21,3 triliun, mencerminkan ekspansi bisnis yang sehat dan terukur.

"RUPST pertama kami sebagai perusahaan publik menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi tata kelola sekaligus melanjutkan pertumbuhan solid yang telah kami bangun. Pencapaian kinerja di tahun 2025 mencerminkan keberhasilan strategi digital berbasis ekosistem yang kami jalankan secara disiplin, serta meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap Superbank," ungkap Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan di Jakarta.

Ke depan, pihaknya akan terus memperluas penetrasi layanan digital melalui kolaborasi strategis. "Tentunya dalam ekosistem mulai dari OVO Nabung, Kartu Untung bersama KakaoBank, hingga integrasi pengajuan Pinjaman Atur Sendiri di Grab dan OVO untuk menghadirkan layanan keuangan yang semakin relevan dan mudah diakses," tambahnya.

Belum Bagi Deviden

Direktur Keuangan Superbank, Melisa Hendrawati, menegaskan bahwa perseroan belum akan membagikan dividen dari laba tahun buku 2025. Langkah ini diambil karena kinerja perusahaan masih difokuskan pada penguatan bisnis.

Ia menjelaskan, kebijakan pembagian dividen harus mengacu pada ketentuan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas yang mensyaratkan adanya saldo laba positif.

“Kami tunduk pada peraturan undang-undang perseoran terbatas bahwa dividen hanya boleh dibagikan kalau perseroan memiliki saldo laba yang positif. Maka dari itu, untuk tahun ini bank belum memiliki rencana untuk membagikan dividen,” ujarnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore