
Ilustrasi rancangan regulasi Tiongkok yang menetapkan batas ketat terhadap konten dan perilaku chatbot AI untuk melindungi kesehatan mental dan mencegah risiko bunuh diri (Business Standard)
JawaPos.com - Digital Edge mengumumkan investasi sebesar USD 4,5 miliar untuk membangun CGK Campus, pusat data hyperscale berbasis AI dengan kapasitas awal 500 MW di GIIC Industrial Estate, Bekasi. Proyek ini menjadi investasi infrastruktur terbesar perusahaan dan mempertegas komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang pesat.
Permintaan kapasitas data center di Indonesia meningkat signifikan seiring pertumbuhan layanan digital, cloud, dan pemanfaatan AI di berbagai industri. Dengan potensi ekspansi hingga 1GW, CGK Campus dirancang untuk menjadi salah satu fasilitas hyperscale terbesar dan paling strategis di Indonesia.
Berlokasi kurang dari 15 km dari klaster data center utama di kawasan dan sekitar 40 km dari fasilitas data center EDGE1 dan EDGE2, lokasi kampus ini menawarkan konektivitas latensi rendah ke pusat bisnis Jakarta.
Pembangunan dilakukan bertahap: gedung pertama siap beroperasi Q4 2026, diikuti gedung kedua Q1 2027 dan ketiga Q2 2027. "CGK Campus adalah tonggak penting dalam strategi kami di Asia Pasifik dan menjadi investasi infrastruktur terbesar yang pernah kami lakukan," kata John Freeman, CEO Digital Edge dalam keterangannya dikutip Sabtu (31/1).
"Langkah ini akan memperkuat kesiapan Indonesia dalam menghadapi lonjakan permintaan layanan digital, cloud, dan AI di tahun‑tahun mendatang", lanjutnya.
Menurut Stephanus Oscar, CEO Digital Edge Indonesia, kebutuhan infrastruktur digital nasional telah tumbuh lebih cepat dari ketersediaannya. "CGK Campus hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan kapasitas 500 MW yang berkelanjutan, siap untuk deployment hyperscale dan AI dalam skala besar," ujarnya.
Kampus ini akan ditopang oleh jaringan fiber dan infrastruktur Indonet, anak perusahaan Digital Edge di Indonesia. "Infrastruktur kami menjadi fondasi konektivitas CGK Campus," ujar Andy Rigoli, CEO Indonet.
Seluruh rute baru ke GIIC dibangun sepenuhnya di bawah tanah untuk meningkatkan keandalan dan ketahanan jaringan. Didukung perangkat berstandar tinggi dan pemantauan canggih, integrasi ini memastikan solusi carrier‑neutral yang siap memenuhi kebutuhan hyperscale dan enterprise.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022