
Sejumlah pramudi atau pengemudi Transjakarta melintas di sekitar Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menegaskan tak ada biaya yang dikenalan dalam seluruh tahapan proses rekrutmen calon pegawai. Masyarakat diminta waspada akan informasi lowongan kerja yang beredar dan meminta bayaran.
"Transjakarta tidak pernah memungut biaya apapun dari calon pelamar dalam seluruh tahapan proses seleksi dan rekrutmen," kata Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan di Jakarta, Kamis (4/12).
Ayu mengingatkan masyarakat atau pencari kerja untuk mengabaikan pihak yang meminta transfer dana, biaya akomodasi atau imbalan lainnya, karena tindakan mereka adalah penipuan.
Masyarakat yang menemukan indikasi penipuan lowongan kerja Transjakarta disarankan untuk segera melaporkan ke pihak berwajib atau ke Ombudsman PT Transjakarta di nomor 0878-3008-202.
Informasi lowongan kerja resmi dari Transjakarta hanya diumumkan melalui dua saluran resmi perusahaan yakni laman Resmi PT Transportasi Jakarta
https://karier.transjakarta.co.id/lowongan dan akun LinkedIn Resmi Transjakarta.
"Masyarakat diharap hanya berpegangan pada informasi dari kanal resmi kami," kata Ayu.
Dia mengatakan, Transjakarta tidak bertanggung jawab atas kerugian materiil atau non-materiil yang dialami oleh masyarakat akibat penipuan yang memanfaatkan nama Transjakarta.
Adapun imbauan mengenai proses rekrutmen Transjakarta ini disampaikan menyusul masih maraknya upaya penipuan yang memanfaatkan nama perusahaan. Salah satunya yang terjadi di Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.
Seorang pria berinisial RP, 51, diduga melakukan tindak pidana penipuan lowongan kerja PT Transjakarta. Dia menjanjikan pada para korban lowongan sebagai petugas keamanan, pramugara bus asalkan korban membayar uang mulai dari Rp 2 juta-4 juta.
Namun, korban tak kunjung mendapatkan pekerjaan yang ditawarkan. Menurut informasi, terdapat lebih dari 18 korban dari kasus penipuan dan penggelapan dana itu dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 40 juta. Saat ini, polisi sudah mengamankan RP, meminta keterangan saksi dan mengarahkan korban membuat laporan polisi.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
