
Pesawat Airbus A320 yang dioperasikan maskapai Pelita Air Service. Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan maskapai Pelita Air Service dapat menerbangkan 20 pesawat pada tahun 2023. ANTARA/HO-Pelita Air
JawaPos.com – Berdasarkan data rekonsiliasi triwulan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Pelita Air kembali mempertahankan rekor dalam meraih OTP di atas 90 persen jelang akhir 2024. Dengan total penerbangan yaitu 4.679 selama triwulan III pada 2024, Pelita Air mendapatkan tingkat ketepatan waktu penerbangan sebesar 93,49 persen.
"Pelita Air konsisten mendapatkan OTP tertinggi di 2024. Ini menjadi atraksi Pelita Air di mata konsumen yang lelah akan flight delay (OTP rendah). Dari postingan di X mengenai Pelita Air selama ini, yang nomor 1 dipegang oleh konsumen Pelita Air adalah OTP-nya," ujar pengamat penerbangan Gerry Soejatman.
Menghadapi peak season yang akan datang, Gerry menyebutkan bahwa disiplin OTP di saat low season menjadi salah satu poin penting saat peak season bagi airline.
“Bagi konsumen yang mementingkan OTP, pada peak season mereka juga akan mengantisipasi hal-hal yang akan mempengaruhi ketepatan waktu mereka juga, seperti berangkat lebih awal ke bandara, sudah berada di gate pada awal waktu boarding," tambah Gerry.
Pelita Air sendiri bersiap menghadapi peak season dengan meningkatkan berbagai layanan serta kenyamanan bagi penumpangnya. Salah satu yang dilakukan adalah dengan pembukaan rute ke-14 dengan tujuan Lombok sebagai salah satu destinasi liburan untuk akhir tahun 2024.
Selain itu, data Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menunjukkan maskapai anak perusahaan Pertamina ini memiliki tingkat pembatalan penerbangan sebesar 0,00 persen pada triwulan III tahun 2024. Data ini berdasarkan dari institusi pembatalan angkutan udara PT Pelita Air Service yang disesuaikan dengan data aplikasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
Gerry sendiri menyebutkan poin penting lainnya selain ketepatan waktu terbang yang sangat mempengaruhi calon konsumen, yaitu tersediaan jadwal, transparansi pelayanan serta harga tiket pesawat.
“Maskapai harus transparan mengenai layanan apa yang konsumen terima saat terbang, seperti adanya hot meals/snack, apakah harus buy on board, dan lainnya. Semoga Pelita Air tetap bisa mempertahankan OTP-nya yang menjadi andalan konsumennya saat ini,” pungkas Gerry.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
