Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Februari 2022 | 02.37 WIB

Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung Rp 150 Ribu-Rp 350 Ribu

Pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek Tunnel Satu Halim Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 3+600, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Saat ini progres KCJB terus berjalan dan sudah mencapai 79,90% dan akan melakukan trial run d - Image

Pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek Tunnel Satu Halim Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 3+600, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Saat ini progres KCJB terus berjalan dan sudah mencapai 79,90% dan akan melakukan trial run d

JawaPos.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengatakan, harga tiket kereta cepat Jakarta-Bandung akan berkisar diantara Rp 150.000 hingga Rp 350.000 per orang. Harga tersebut berdasarkan hasil feasibility study tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet memaparkan, tarif tersebut akan terbagi dalam tiga kelas, yaitu VIP, first clas dan second class. Adapun kapasitas dalam satu kereta terdapat 601 kursi.

"Kapasitas 1 train set ada 601 seat, terdiri dari 3 kelas, VIP, first class, dan second class. Tarif berkisar Rp 150-350 ribu," kata Dwiyana dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V, Senin (7/2).

Dwi mengaku, dengan besaran tarif tersebut, berdasarkan kajian baru akan dapat memperoleh balik modal setelah 40 tahun. Perhitungan tersebut masih terus dilakukan dan diharapkan bisa lebih cepat.

"Perhitungan review masih belum final, kemarin sempat diangka 40 tahun. Namun masih kita coba evaluasi agar kira-kira apakah ada lagi potensi-potensi revenue stream lagi atau strategi bisnis yang lain yang bisa membuat BEP bisa lebih kecil dari 40 tahun," ucapnya.

Penghitungan BEP atau titik impas antara penjualan dan pendapatan tersebut juga berdasarkan perkiraan penumpang per hari Kereta Cepat Jakarta-Bandung setelah beroperasi pada 2023 mendatang. Nantinya, penumpangnya diperkirakan akan mencapai 31.215. Angka itu turun dari hasil kajian demand forecast penumpang per hari sebelumnya di 2017 yang mencapai 61.157 orang.

“Jika dihitung maka potensi kehilangan penumpang dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung mencapai 29.942 orang. Angka itu berkurang 48,9 persen dari asumsi sebelumnya," imbuhnya.

Meskipun demikian, kata Dwiyana, perhitungan angka BEP dari proyek perkeretaapian memang terbilang cukup panjang. Sebab, proyek investasi prasarana kereta api tentunya tidak akan mudah jika mengharapkan dapat tingkat BEP yang lebih singkat.

"Rata-rata kalau proyek investasi perkeretaapian pasti di atas 20 tahun," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore