Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Agustus 2023, 00.02 WIB

Jokowi Beberkan Alasan Berikan Subsidi untuk Kendaraan Listrik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal lintas rel terpadu (LRT) Jabodetabek dari Stasiun LRT Harjamukti di Depok, Jawa Barat sampai ke Stasiun LRT Cawang, Jakarta, pada Kamis (3/8) pagi. - Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal lintas rel terpadu (LRT) Jabodetabek dari Stasiun LRT Harjamukti di Depok, Jawa Barat sampai ke Stasiun LRT Cawang, Jakarta, pada Kamis (3/8) pagi.

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan alasan mengapa pemerintah memberikan subsidi kendaraan listrik baik itu mobil dan motor yang nilainya cukup besar. Kepala negara menyebut, subsidi itu berkaitan dengan investasi.
 
"Banyak yang menyampaikan, kenapa kita memberikan insentif kepada pembeli mobil listrik yang angkanya juga kalau kita lihat sangat besar," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Peringatan Hari Konstitusi dan HUT MPR RI ke-78 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/7).
 
Kepala negara menekankan, persaingan global saat ini sangat ketat. Karena itu, penting dalam melakukan penyesuaian kebijakan nasional.
 
 
"Kita tidak bisa hanya melihat diri kita sendiri, nggak bisa. Merasa, karena kalau melihat diri sendiri merasa sudah cukup, merasa sudah baik, ini berbahaya. Kita harus bisa lirik kanan dan lirik kiri. Oh, negara lain begitu, kita harus menyesuaikan lebih baik. Oh, kompetitor kita seperti itu, berarti kita harus bagaimana, itu yang harus dirumuskan," ungkap Jokowi.
 
Jokowi menyebut, kebijakan yang ditempuh pemerintah dalam rangka menyesuaikan perkembangan global. Ia mengingatkan, fleksibilitas kebijakan dalam rangka menyesuasikan situasi nasional dan internasional.
 
"Kita harus pelajari apa yang dilakukan negara lain dan kita harus adaptif. Jika kompetitor melakukan perubahan kebijakan, kita juga harus dan kebijakan kita harus lebih baik dari mereka. Sehingga, sekali lagi, fleksibilitas itu sangat penting," ucap Jokowi.
 
 
Oleh karena itu, Jokowi menegaskan  pemberian subsidi mobil listrik ada kaitannya dengan investasi. Hal ini penting, untuk meningkatkan investasi dalam negeri.
 
"Seingat saya, kendaraan bermotor Rp 7 juta, mobil listrik disubsidi kurang lebih Rp 70 juta. Ini untuk apa? Ya karena negara lain semua melakukan itu, contoh Thailand, memberikan subsidi pada mobil listrik 68. Kalau kita di bawah itu, investasi semua akan pergi ke sana, tidak akan pergi ke Indonesia. Inilah dunia yang memang berkompetisi sangat ketat sekali," pungkas Jokowi.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore