
Kondisi truk trailer usai terlibat kecelakaan di tol Waru arah Sidoarjo, Senin (3/11) (Radar Sidoarjo)
JawaPos.com - Suasana pagi di Tol Waru arah Sidoarjo, Senin (3/11), sempat memanas setelah dua truk trailer terlibat kecelakaan di KM 748.200/A.
Insiden ini, meski tidak menimbulkan korban jiwa, menjadi pengingat penting bagi para pengendara berat tentang pentingnya menjaga jarak aman dan kewaspadaan di jalan tol.
Truk trailer bernopol L 8597 UO yang dikemudikan Suminto, 50 tahun, warga Bojonegoro, tengah melaju dari arah utara menuju selatan.
Laju kendaraan berjalan lancar hingga mencapai lokasi kejadian, namun kepadatan arus membuat Suminto terpaksa mengerem dan berhenti di lajur tengah.
Dalam situasi seperti itu, konsentrasi tinggi menjadi kunci, karena laju truk trailer yang besar membutuhkan jarak lebih panjang untuk berhenti.
Sayangnya, di belakangnya melaju truk trailer lain bernopol B 9983 SYK, dikemudikan Agus Andriono, 30 tahun, warga Jombang.
Diduga karena kurang memperhatikan jarak aman dan arus lalu lintas yang mulai padat, truk Agus menabrak bagian belakang truk Suminto dengan keras.
Hantaman yang cukup kuat membuat truk Suminto ringsek di bagian belakang, sementara truk Agus juga mengalami kerusakan pada bagian depan.
"Dari arah belakang truk trailer nopol B 9983 SYK menabrak bagian belakang truk trailer nopol L 8597 UO dikarenakan kurang antisipasi dan kurang jaga jarak aman," ujar Kanit PJR Jatim II Polda Jatim AKP Tutud Yudho Prastyawan, seperti yang dikutip Radar Sidoarjo (JawaPos Grup), Selasa (4/11).
Tim PJR Jatim II Polda Jatim bergerak cepat begitu menerima laporan. Evakuasi dilakukan secara tertib sehingga kecelakaan yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang itu tidak sampai mengganggu arus kendaraan lain.
Para sopir dan petugas tol bekerja sama menyingkirkan kendaraan yang rusak ke bahu jalan, sementara kendaraan lain tetap bisa melintas dengan aman.
Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi para pengemudi truk dan kendaraan berat lainnya.
Jalan tol yang panjang dan lurus memang sering membuat pengemudi merasa aman untuk melaju kencang, tetapi jarak aman dan kewaspadaan tetap harus dijaga.
Sekadar kelalaian beberapa detik saja bisa berakibat tabrakan, kerusakan besar, bahkan potensi cedera serius.
Suminto dan Agus, meski mengalami kerusakan pada kendaraannya, bersyukur karena tidak ada luka serius.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
