
Cuplikan video viral terkait fenomena suara dentuman keras disertai kemunculan bola api yang diduga meteor di langit Cirebon, Minggu (5/10). (Fathnur Rohman/Antara)
JawaPos.com-Aparat kepolisian telah menindaklanjuti video viral bola api melintas di langit Cirebon, Jawa Barat (Jabar). Hasilnya, polisi tidak menemukan bekas meteor jatuh. Mereka hanya menemukan sisa pembakaran lahan tebu.
Kabidhumas Polda Jawa Barat (Jabar) Kombes Hendra Rochmawan menyampaikan hal itu setelah menerima laporan dari Polresta Cirebon. Menurut dia, pada Minggu (5/10) malam jajaran Polresta Cirebon melaksanakan pengecekan sumber video viral itu. Namun, mereka tidak menemukan bekas atau jejak benda yang disebut meteor jatuh tersebut.
Besoknya pada Senin (6/10) pagi petugas piket bersama personel Patwal Patroli Jalan Raya dan petugas dari Tol Pejagan Kanci juga melakukan pengecekan.
”Menemukan bekas pembakaran lahan kebun tebu di Area perkebunan tebu masuk (wilayah) Desa Sigong, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Cirebon, Kilometer 219+800, dan didapat informasi lahan tebu tersebut sengaja dibakar petani dan kejadian pada Minggu (5/10),” terang Rochmawan.
Berdasar 2 kali pengecekan tersebut, Polresta Cirebon dan Polda Jabar menyatakan bahwa bola api yang dilihat masyarakat di langit Cirebon dan viral di media sosial sebagai meteor jatuh tidak ditemukan. Bekas maupun jejak meteor jatuh itu juga tidak ada. Selain itu, aparat kepolisian juga tidak mendapat laporan berkaitan dengan meteor jatuh.
”Setelah koordinasi dan pengecekan dengan polsek-polsek jajaran namun tidak diketemukan bekas ataupun jejak benda tersebut. Sampai saat ini dilaporkan belum ada ditemukan benda yang jatuh di wilayah hukum Polresta Cirebon,” jelas Hendra Rochmawan.
Sebelumnya, Profesor Astronomi BRIN Thomas Djamaluddin menjelaskan bahwa meteor tersebut melintas dari arah barat daya melewati wilayah Kuningan dan Cirebon. Kemudian meteor itu jatuh ke Laut Jawa sekitar pukul 18.35–18.39 WIB. Menurut dia, bola api yang viral di media sosial memang meteor dengan ukuran yang cukup besar.
”Saya menyimpulkan itu adalah meteor cukup besar yang melintas,” ujar Thomas saat dikonfirmasi pada Senin (6/10).
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa fenomena suara dentuman yang terdengar oleh warga muncul akibat meteor memasuki lapisan atmosfer rendah dan menghasilkan gelombang kejut sonik (sonic boom).
”Ketika memasuki atmosfer yang lebih rendah, menimbulkan gelombang kejut berupa suara dentuman. Itu juga terdeteksi BMKG Cirebon pada pukul 18.39.12 WIB,” jelas Thomas.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
