
Sopir Bus Pariwisata Nakes Jember Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Jalur Bromo. (Dokumentasi Radar Bromo)
JawaPos.com - Sopir bus pariwisata IND'S 88 Trans yang membawa rombongan nakes dari Rumah Sakit Bina Sehat Jember, Al Bahri, 60 tahun ditetapkan Polres Probolinggo sebagai tersangka kecelakaan maut di jalur Bromo.
Ia merupakan warga Desa Gladak, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Sebelum penetapan tersangka, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan menyeluruh.
Hasil penyelidikan mengungkap beberapa fakta, diantaranya jalan TKP diapit selokan pada kedua sisi, terdapat pembatas jalan di sisi selatan, yang juga berbatasan langsung dengan tebing cukup curam.
Posisi akhir bus pariwisata IND'S 88 Trans bernomor polisi P 7221 UG, berada di depan rumah warga dalam posisi miring ke kanan. Jejak ban terlihat di badan jalan sebelah selatan, sepanjang 35 meter.
Saat diperiksa, perseneling bus berada di gigi 3 dan setir mengarah ke kiri. Jarak dari benturan pertama hingga bus berhenti menempuh sekitar 60 meter, tanpa jejak pengereman, dengan kecepatan sekitar 82 km/jam.
“Dari fakta-fakta yang diperoleh, sopir tidak menguasai teknis pengereman di jalur menurun. Maka saudara AB (Al Bahri) ditetapkan sebagai tersangka," ujar AKBP Wahyudin, dikutip dari Radar Bromo, Jawa Pos Group, Kamis (25/9).
Ia mengatakan sopir bus lalai dan kurang menguasai tata cara mengemudi kendaraan. Al Bahri melakukan pengereman secara berulang, sehingga membuat sistem rem rusak total dan bus melaju tanpa kendali.
Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo juga melakukan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi dan 1 saksi ahli. Mereka adalah sopir, kernet, tour leader, 3 saksi di TKP, 3 penumpang bus, 4 orang PO Bus, dan ahli transportasi.
“Pengecekan juga dilakukan oleh ATPM Hino (sebagai pabrikan bus yang mengalami kecelakaan), khususnya pada bagian pengereman kendaraan, mulai dari roda ban, kampas rem, hingga air drayer," imbuhnya.
AKBP Wahyudin menyebut tersangka telah ditahan. Dari tangan Al Bahri, Polres Probolinggo menyita sejumlah bukti, seperti bus, STNK, SIM milik tersangka, dan sepeda motor.
Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi saat bus pariwisata yang membawa rombongan nakes RSBS Jember, mengalami rem blong saat melaju di turunan menikung Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Probolinggo, Minggu (14/9).
Nahas, 9 orang penumpang dinyatakan meninggal dalam insiden tersebut. Di antaranya Hendra Pratama, Wardatur Soleha, Aiza Fahrani Agustin, Bela Putri Kayla Nurjati.
Kemudian Hesti Purnama Wreda Naya, Afti Wibowo Wati, Nasha Askiya Nayyara, Dessy Eka Agustin, dan Bety. Sementara puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
