Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Juli 2025 | 21.21 WIB

Dukung Global Talent Readiness Program, PLN Gandeng Platform Pembelajaran Komunikasi Bahasa Inggris Berbasis AI dan Valencia Gabriella

PLN menggelar Global Talent Readiness Program (GTRP) bersama ELSA Speak Indonesia dan Coach Career Valencia Gabriella. (Istimewa)

JawaPos.com – PT PLN menggelar acara Global Talent Readiness Program (GTRP) bersama platform pembelajaran komunikasi Bahasa Inggris berbasis teknologi Gen-AIELSA Speak Indonesia. Event ini dihelat sebagai bentuk komitmen mereka mempersiapkan talenta kerja berdaya saing global.

Aacara ini mengusung sesi talkshow dan diskusi interaktif bertema English for Global Career yang menggandeng Career Coach Valencia Gabriella. 

Yasser Muhammad Syaiful selaku Managing Director ELSA Speak Indonesia dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa acara ini menarik lebih dari 2.000 karyawan PLN dari berbagai wilayah di Indonesia yang telah mendaftar untuk mengikuti program, jauh melampaui target awal yaitu 500 peserta.

Untuk diketahui, tantangan penguasaan bahasa Inggris di Indonesia masih menjadi hambatan signifikan. Menurut laporan EF English Proficiency Index 2023, Indonesia menempati peringkat ke-79 dari 113 negara, dengan kategori kemampuan rendah dalam berbahasa Inggris.

Sementara itu, studi IDC 2024 di kawasan ASEAN menunjukkan bahwa solusi pembelajaran bahasa berbasis AI berpotensi memberikan return on investment hingga 400% dalam 6–12 bulan, serta menciptakan efisiensi biaya operasional lebih dari Rp7,5 miliar untuk 1.000 karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa investasi dalam teknologi pembelajaran bahasa bukan hanya memberikan dampak positif pada individu, tetapi juga menciptakan nilai bisnis yang nyata bagi perusahaan

“Komunikasi lintas budaya dan bahasa sudah menjadi kebutuhan utama di dunia kerja saat ini, terutama bagi perusahaan seperti PLN yang banyak bersinggungan langsung dengan kolaborasi secara global,” ujar Yasser.

Ia menjelaskan, program GTRP ini menggunakan ELSA Business dengan menerapkan pendekatan blended learning, yang menggabungkan pembelajaran mandiri melalui aplikasi dengan umpan balik instan sesuai departemen dan industri, serta sesi interaktif bersama tutor native. Pendekatan ini dirancang untuk menjaga motivasi peserta agar tetap konsisten belajar, meskipun di tengah kesibukan pekerjaan sehari-hari.

Dengan menggabungkan kekuatan AI dan sentuhan manusia, metode ini telah terbukti efektif meningkatkan engagement dalam proses belajar hingga 2–3 kali lipat di berbagai organisasi di Indonesia. Fleksibilitas belajar kapan saja dan di mana saja memungkinkan peserta menyesuaikan ritme belajar dengan gaya hidup mereka.

Program serupa telah terbukti meningkatkan skor kemampuan Bahasa Inggris rata-rata peserta di PLN hingga 10–15% dalam waktu 3 bulan (meningkat 1-2 level English Proficiency dari Intermediate ke Advanced).

“Kemampuan berbahasa Inggris yang baik dan kecakapan menggunakan AI tidak hanya memperlancar koordinasi, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, dampak bisnis, serta mendorong budaya belajar yang lebih aktif dan berkelanjutan di lingkungan perusahaan,” sambungnya.

Menurut data WEF 2024, AI dan Big Data menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan di tahun 2030, sehingga program ELSA bukan hanya belajar komunikasi berbahasa inggris namun juga membiasakan organisasi mahir menggunakan AI agar lebih produktif.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore