Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Mei 2025 | 00.15 WIB

Sungai Ngasinan Meluap Picu Banjir di Trenggalek, Puluhan Warga Dievakuasi SAR

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi warga terdampak banjir Trenggalek. (Dokumentasi Tim SAR gabungan) - Image

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi warga terdampak banjir Trenggalek. (Dokumentasi Tim SAR gabungan)

JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Trenggalek pada Sabtu malam (17/5), menyebabkan Sungai Ngasinan meluap ke pemukiman. Tim SAR gabungan pun turun mengevakuasi warga.

Koordinator Pos SAR Trenggalek, Nanang Pujo menuturkan upaya evakuasi korban banjir dilakukan bersama sejumlah pihak, diantaranya BPBD Trenggalek, KODIM 0806 Trenggalek POLRES Trenggalek, hingga KORAMIL Kota.

Dari hasil assesment, Nanang menuturkan luapan air sungai yang mengalir ke rumah warga disebabkan oleh tanggul sungai yang jebol. Akibatnya, sebanyak 11 Kartu Keluarga (KK) dari 7 rumah terisolir.

"Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 28 orang warga desa Ngares, kecamatan Patemon, kabupaten Trenggalek, yang terdampak bencana banjir, pada Minggu (18/5) dini hari," tuturnya, Minggu (18/5).

Nanang menuturkan proses evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan sempat terkendala minimnya penerangan dan akses jalan yang tertutup arus air deras. Akhirnya, tim SAR menggunakan tali pandu untuk melewati jalan.

"Proses evakuasi warga terdampak banjir selesai pukul 00.30 WIB. Selanjutnya, tim SAR gabungan siaga di posko pengungsian di balai desa Ngares dan melakukan pemantauan kondisi air di lokasi terdampak," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengatakan korban banjir di Trenggalek dievakuasi ke rumah tetangga yang lebih aman.

"Sebagian dievakuasi ke balai desa Ngares dan beberapa orang lainnya melakukan evakuasi mandiri. Diantara warga yang dievakuasi ini, terdapat satu orang yang menderita stroke," terang Sigit.

Setelah berhasil mengevakuasi 28 korban, Tim SAR gabungan melakukan pengecekan kondisi pintu air dan beberapa titik rawan banjir pada Minggu (18/5) pukul 07.15 WIB. Hasilnya, debit air mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Selain itu, daerah yang terdampak banjir kondisinya sudah kembali aman. "Maka dari itu, operasi SAR dinyatakan selesai pukul 09.30 WIB. Meskipun begitu, kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada," tukasnya. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore