Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Mei 2023 | 13.55 WIB

Sejumlah Mahasiswa Sudan Asal Sulsel Kembali Tiba di Makassar

Belasan mahasiswa Sudan asal Sulsel yang telah diterima oleh Kesbangpol Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (3/05/2023). ANTARA/Nur Suhra Wardyah - Image

Belasan mahasiswa Sudan asal Sulsel yang telah diterima oleh Kesbangpol Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (3/05/2023). ANTARA/Nur Suhra Wardyah

JawaPos.com - Sejumlah mahasiswa Sudan asal Sulawesi Selatan kembali tiba di Makassar, yakni berjumlah 13 orang dari kloter 3 dan 4 yang telah dievakuasi dari negara konflik tersebut, dikutip dari ANTARA.

"Sekarang yang datang ini 13 orang, kloter 3 dan 4, kloter 3 ada 11 orang, kemarin datang kloter 4, yakni 2 orang, sekalian kita gabung. Jadi yang datang hari ini 13 orang," kata Kaban Kesbangpol Sulsel Muh Firda di Makassar, Kamis (4/5).


Sebelumnya, Minggu (30/4), sebanyak 16 orang WNI yang tergabung dalam kloter 1 telah tiba di Makassar. Pada dan Selasa (2/5), sebanyak 10 orang mahasiswa yang tergabung di kloter 2 juga tiba di Makassar.

Sehingga, total warga Sulsel yang telah dievakuasi dari Sudan sebanyak 39 orang yang didominasi oleh mahasiswa sekitar 31 orang dan selebihnya merupakan pekerja.

Baca Juga: Punya Uang Miliaran Rupiah, KPK Tanggapi Pemecatan AKBP Achiruddin

Firda memastikan bahwa sudah tidak ada lagi WNI asal Sulsel yang bertahan di Sudan. Itu merujuk pada data dari Kementerian Luar Negeri. Dengan kata lain, tidak ada sumber data lain di luar Kementerian Luar Negeri.

Mereka yang dipulangkan akan diverifikasi terlebih dahulu bersama Kementerian Dalam Negeri di Pondok Gede, Jakarta. Sehingga setiap WNI yang dievakuasi dari Sudan akan transit di Pondok Gede.

Baca Juga: Sempat Berbayar, Twitter Kembalikan Akses API Gratis untuk Layanan Pemerintah dan Publik

"Sementara ini, sudah tidak ada (warga Sulsel di Sudan), karena ini yang terakhir. Ini yang kloter 3 dan 4 sudah naik pesawat hercules, difasilitasi karena disana masih rawan bisa ditembak. Kloter 1 dan 2 itu naik kapal," kata Firda.

Terkait pendidikan mahasiswa Sudan ini, pihak Pemprov Sulsel mulai menjajaki pembicaraan dengan pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar.

Baca Juga: Cak Imin dan AHY Sepakat Perbedaan Pilihan Politik Kokohkan Demokrasi

Firda menyebut sekitar 25 mahasiswa telah mengiyakan untuk melanjutkan pendidikan di UIN, tapi jumlah ini belum pasti.

Meski demikian, Firda mengakui bahwa terkait kelanjutan pendidikan mahasiswa Sudan ini diserahkan kembali ke masing-masing individu. Sebab ada pula tawaran dari Uni Emirat Arab.

"Uni Emirat Arab mensponsori yayasan yang ditempati Mahasiswa asal WNI, gratis SPP, tempat tinggal, dan makan. Tapi biayanya transportasi ditanggung masing-masing," ujar Firda.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore