
Dari kiri: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menhub Budi Karya Sumadi, dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di pos terpadu Bakauheni.
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung pelayanan dan pengamanan arus mudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Kamis (20/4).
Dari laporan yang diterima, sampai tadi malam terjadi peningkatan aktivitas pemudik yang menyeberang. Angkanya hingga pagi tadi sudah mencapai 165 ribu. Jumlah itu meningkat dibanding tahun lalu yakni 155 ribu.
"Dari hasil analisa kemungkinan hari ini masih ada sisanya yang akan menyeberang dan itu menjadi salah satu puncak penyeberangan berikutnya," kata Sigit.
Dia lantas mengungkapkan data dari paparan jajarannya. Yakni, hingga saat ini tidak ada kemacetan maupun antrean panjang di pelabuhan laiknya arus mudik pada tahun-tahun sebelumnya.
Pada arus mudik tahun ini, masyarakat yang pulang kampung via laut, bisa melewati tiga lokasi yakni Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan Bandar Bakau Jaya. Menurutnya, itu yang membuat kepadatan bisa terurai.
"Alhamdulillah, dari laporan anggota, kemacetan yang dulu sering terjadi pada tahun ini sampai tadi malam tidak terjadi antrean. Artinya semua bisa tertampung di bagi menjadi tiga dermaga. Kita lihat bahwa dengan pengaturan tersebut tidak terjadi penumpukan. Tentunya ini menjadi perbaikan dari evaluasi yang telah dilaksanakan," ujar Sigit.
Mantan Kabareskrim Polri ini pun menuturkan, untuk arus balik Lebaran nantinya juga tetap akan menjadi perhatian bagi para petugas di Pelabuhan Bakauheni dan Panjang. Untuk itu, Sigit menginstruksikan para petugas untuk mengatur agar tak terjadi penumpukan.
"Berikutnya H+3 (Lebaran) tugas teman-teman dari (Pelabuhan) Bakauheni dan Panjang untuk menampung arus balik. Jadi ini tentunya semua bisa terlayani dengan baik," ucap Sigit.
Terkait masalah pengamanan pemudik, Sigit menyampaikan sejauh ini belum ada laporan tindak pidana. Para pemudik yang tiba di Pelabuhan Bakauheni dan Panjang dilakukan pengawalan secara estafet sampai wilayah perbatasan.
Hal ini dilakukan guna mengantisipasi agar para pemudik tidak jadi korban tindak pidana seperti bajing loncat hingga penodongan.
"Tadi juga kita cek sampai hari ini tidak ada laporan terkait peristiwa pidana tersebut. Mudah-mudahan ini bisa terlaksana selama arus mudik berlangsung dan semua bisa terkawal dengan baik, serta tak ada peristiwa pidana yang mengganggu, begitu juga pada saat arus balik," tutup Sigit

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
