Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 November 2024 | 14.54 WIB

Pemkot Medan Lakukan Pengecekan ke Pasar Terkait Anggur Shine Muscat

Petugas lakukan pengecekan terhadap buah anggur Shine Muscat terkait isu terkontaminasi pestisida. (Dina Purnama/Antara) - Image

Petugas lakukan pengecekan terhadap buah anggur Shine Muscat terkait isu terkontaminasi pestisida. (Dina Purnama/Antara)

JawaPos.com–Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Medan melakukan sidak ke sejumlah pasar. Terutama untuk melakukan pengecekan keberadaan buah anggur Shine Muscat terkait isu terkontaminasi pestisida.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Perindustrian Perikanan dan Pertanian Medan Gelora Ginting mengatakan, pihaknya mengambil sampel dari tiga kotak buah anggur Shine Muscat yang ada di Pasar Palangkaraya lalu langsung diperiksa di mobil laboratorium milik DKP3 Medan.

”Sudah sidak ke 13 titik lokasi pasar buah di Medan, ada 3 tim yang bergerak dan tahap pertama di Pasar Buah Palangkaraya karena di sini dilihat masih banyak yang jual buah anggur Shine Muscat,” kata Gelora Ginting seperti dilansir dari Antara di Medan.

Gelora melanjutkan, pihaknya langsung melakukan pengecekan selama kurang lebih 30 menit dan hasil dari cek lab adalah negatif.

”Dari hasil pemeriksaan, anggur Muscat di Pasar Palangkaraya ini negatif dari bahan kimia, artinya masih aman dikonsumsi dan masyarakat tak perlu khawatir, semoga di pasar selanjutnya juga hasilnya negatif,” jelas Gelora Ginting.

”Kita sudah dua hari menggelar pemeriksaan sidak ke pasar-pasar. Hari pertama kemarin itu kita sidak bersama Pemprov. Ada enam titik yang kita periksa buah anggur, dan itu hasilnya negatif, begitupun dengan hari ini juga negatif,” lanjut dia.

Meskipun demikian, Gelora meminta agar masyarakat yang hendak membeli buah anggur untuk lebih jeli dan berhati-hati. Sebab belum bisa dipastikan bagaimana ciri-ciri anggur Muscat yang terkontaminasi bahan kimia.

”Ciri-cirinya tidak bisa kita pastikan secara kasat mata, karena harus dilihat menggunakan uji coba laboratorium, jadi masyarakat harus lebih jeli saja,” jelas Gelora Ginting.

Hanya saja, apabila masyarakat tetap ingin membeli anggur hijau itu, mereka bisa mencegahnya dengan mencuci anggur sebelum dikonsumsi. Sementara itu, para penjual buah anggur mengaku penjualan menurun karena adanya isu bahan kimia berbahaya yang ada dalam anggur Shine Muscat.

Tania, salah satu pedagang buah sering kali mendengar keluhan dari pelanggannya soal anggur Muscat, dia pun berharap agar pemerintah segera memberikan penjelasan yang jelas agar tidak ada informasi yang simpang siur.

”Untuk anggur Muscat penjualan langsung menurun, biasanya ramai pelanggan membeli anggur jenis ini karena rasanya enak, tapi karena adanya isu tersebut ya wajar mereka lebih memilih untuk membeli buah lain, harapannya semoga segera ada kejelasan informasi,” tutur Tania.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore